Kenali Jenis-jenis Obesitas

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 28 Sep 2016 14:00 WIB
kamus kesehatan
Kenali Jenis-jenis Obesitas
(Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Obesitas dibagi dua jenis jika ditinjau dari tumpukan lemak, yakni tipe android dan ginoid.

Obesitas merupakan kelebihan berat badan yang disebabkan oleh penimbunan lemak dalam tubuh. Menurut standar WHO, mereka yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih dari 30 sudah masuk dalam golongan ini. Namun, angka tersebut lebih condong ditujukan untuk ukuran tubuh masyarakat barat.

Untuk orang Asia, batas obesitas adalah 23,5. Sementara angka BMI normal yang direkomendasikan ialah 18,5.

Pada tipe pertama, yaitu android, adalah tipe obesitas yang membuat tubuh terlihat seperti bentuk buah apel, dimana distribusi lemak berpusat pada bagian perut.

(Baca: Berhenti Merokok Menyebabkan Obesitas, Apa yang Salah?)


Untuk mengetahui apakah seseorang masuk dalam kategori ini, cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan perbandingan pinggang ke pinggul.

"Untuk laki-laki, perbandingan tak lebih dari satu dan untuk perempuan tak lebih dari 0,85, maka tidak tergolong tipe android," ujar Dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), FIHA selaku ketua panitia Hari Jantung Sedunia PERKI dalam acara konfrensi pers Waspadai Obesitas Sebabkan Risiko Pelebaran dan Penebalan Jantung, Rabu 28/9/2016.

Dr. Ario juga menjelaskan bahwa ukuran lingkar pinggang yang normal adalah 94-102 cm untuk laki-laki, dan 80-88 cm untuk perempuan.

Tipe obesitas kedua adalah bentuk tubh seperti buah pir yang biasanya banyak terjadi pada perempuan. Dalam kategori ini, diatribusi lemak mendominasi di area pinggul. Ini biasa terjadi karena faktor hormonal.

"Namun bukan tak mungkin bila terjadi kombinasi dari dua jenis obesitas ini," pungkasnya.

Untuk mengetahui berapa BMI normal Anda, menghitungnya mudah, yakni berat badan (kg) dibagi tinggi badan kuadrat (meter).







(DEV)