Manfaat Teh Oolong bagi Kanker Payudara

Raka Lestari    •    Minggu, 03 Feb 2019 16:30 WIB
teh
Manfaat Teh Oolong bagi Kanker Payudara
Peminum teh oolong memiliki kemungkinan 68 persen lebih kecil untuk menderita kematian dini. (Foto Ilustrasi: Igor Miske/Unsplash.com)

Jakarta: Membuat pilihan cerdas mengenai apa yang Anda konsumsi ternyata bisa sangat membantu Anda dalam menurunkan risiko kanker payudara. Selain makanan, minuman tertentu juga dapat berpengaruh dalam menurunkan risiko kanker payudara.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Anticancer Research, wanita yang minum teh hijau dan teh oolong mungkin bisa mendapatkan perlindungan ekstra dari kanker payudara.

Para peneliti di Universitas Saint Louis di Missouri, yang dipimpin oleh Chunfa Huang, PhD, seorang profesor peneliti di departemen kedokteran internal, menguji ekstrak berbagai teh terhadap beberapa jenis sel kanker payudara.

Hasilnya menunjukkan bahwa teh hijau dan teh oolong dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara. Kedua jenis teh ini bekerja dengan sangat baik terhadap semua lini sel yang diuji Huang. Sedangkan teh hitam dan jenis lainnya tidak berpengaruh.

"Dari hasil penelitian kami, teh oolong, sama seperti teh hijau, berperan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara, proliferasi, dan perkembangan tumor," kata Huang kepada Medical News Today.

Huang juga mencatat bahwa teh oolong, seperti teh hijau, dapat memberi manfaat tambahan bagi peminum reguler. Seperti menurunkan kolesterol, lemak perut, dan bahkan mungkin menawarkan perlindungan terhadap jenis kanker lainnya.

Pada bagian kedua penelitiannya, Huang membandingkan statistik kesehatan di provinsi-provinsi Tiongkok, di mana teh oolong menjadi minuman populer dibandingkan daerah-daerah di mana orang biasanya minum teh oolong lebih sedikit.

Lebih lanjut, dia menemukan bahwa mereka yang minum teh oolong secara rutin memiliki kemungkinan 25 persen lebih kecil terkena kanker payudara. Terlebih lagi, peminum teh oolong memiliki kemungkinan 68 persen lebih kecil untuk menderita kematian dini.


(FIR)