4 Mitos Mengenai Gula yang Perlu Anda Ketahui

Raka Lestari    •    Senin, 25 Sep 2017 08:14 WIB
kesehatan
4 Mitos Mengenai Gula yang Perlu Anda Ketahui
Gula merah, gula putih, madu, semuanya akhirnya dipecah menjadi hal yang sama: glukosa. (Foto: Thomas Kelley/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Makan terlalu banyak gula seringkali langsung dikaitan dengan obesitas dan sejumlah masalah dengan jantung dan liver. Ada banyak informasi di luar sana dengan sejumlah informasi yang salah yang seringkali bahkan mengonsumsi gula dalam jumlah aman pun terdengar sangat salah. Padahal kita semua butuh gula untuk hidup.

"Kita semua membutuhkan gula, ini merupakan dasar dari apa yang bisa membuat tubuh kita berjalan, dan gula itu perlu," ujar Jennifer Haythe, ahli jantung di Columbia Presbyterian Hospital di New York kepada INSIDER.



"Tapi saya lebih suka pasien saya memiliki lebih banyak buah dan sayuran dan juga protein tanpa lemak, karena makanan olahan biasanya mengandung terlalu banyak gula," ujar Haythe.

(Baca juga: Brokoli Mampu Kontrol Kadar Gula pada Penderita Diabetes Tipe 2)

Dibawah ini adalah fakta dibalik beberapa mitos yang paling umum tentang gula:
  • Mitos: Beberapa jenis gula lebih baik untuk Anda daripada yang lain
  • Fakta: Seluruh jenis gula memiliki efek yang sama pada tubuh Anda
"Beberapa mengatakan ada berbagai jenis gula, tapi itu mitos," kata Haythe. "Gula merah, gula putih, madu, semuanya akhirnya dipecah menjadi hal yang sama: glukosa. Semua bentuk gula adala gula yang bisa digunakan sebagai karbohidrat."
  • Mitos: Gula membuat anak-anak menjadi hyperactive
  • Fakta: Tidak ada yang namanya tinggi gula
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Mark Wolraich, kepala Developmental and Behavioural Pediatrics di Oklahoma University Health Science Center menyimpulkan bahwa gula tampaknya tidak mempengaruhi perilaku pada anak-anak.

  • Mitos: Gula dapat menyebabkan kecanduan
  • Fakta: Tidak ada bukti pasti bahwa gula itu bersifat adiktif
"Tidak ada bukti bahwa gula dapat bersifat seperti obat-obatan. Tidak ada bukti pasti bahwa gula itu adiktif," kata Haythe.
  • Mitos: Makan terlalu banyak gula menyebabkan diabetes
  • Fakta: Kedua jenis diabetes disebabkan oleh gabungan genetika dan faktor lingkungan, namun makanan yang hanya mengandung gula saja tidak bisa secara langsung menyebabkan diabetes.
"Mengonsumsi gula tidak menyebabkan diabetes, yang menyebabkan diabetes adalah pankreas dan metabolisme Anda," kata Haythe.

Menurut National Institute of Diabetes dan Digestive Kidney Disease, Anda lebih mungkin terkena diabetes jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas karena lemak berlebih dapat menyebabkan resistensi insulin.










(TIN)