Mengenal Dumolid, Psikotropika yang Menjerat Tora Sudiro

Nia Deviyana    •    Jumat, 04 Aug 2017 08:48 WIB
tora sudiro
Mengenal Dumolid, Psikotropika yang Menjerat Tora Sudiro
Ilustrasi Dumolid (Foto: Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dumolid, obat yang menjerat pasangan Tora Sudiro dan Mieke Amalia merupakan obat penenang yang termasuk dalam golongan psikotropika.

Ahli Kimia FarmasiBadan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Drs Mufti Djusnir MSi. Apt menjelaskan, Dumolid merupakan obat yang mengandung senyawa derivat benzodiazepin atau nitrazepam.

"Dumolid sifatnya psikotropika yang cara kerjanya menekan susunan saraf pusat. Orang memakai obat itu biasanya saat stres dan susah tidur, dengan konsumsi obat itu jadi bisa tidur," jelas Mufti saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (4/8/2017) malam.

Ditinjau dari segi farmasi, dumolid membuat pemakainya mudah mengontrol emosi dan tidur dengan nyenyak. Namun, penggunaannya harus dengan resep dokter.

Jika digunakan dalam jangka waktu lama dan tanpa resep dokter, obat ini bisa menyebabkan kelumpuhan sel otak, kerusakan organ tubuh, bahkan kematian.

Satu lagi catatan, tambah Mufti, Dumolid sudah lama sekali di sebagian besar apotek dan rumah sakit wilayah jabodetabek tidak mendapat suplay dari PBF, sehingga sulit didapatkan dari tempat-tempat resmi. Dumolid merupakan nama paten dari pabrik obat yang diproduksi sekitar 1978-1981. Tahun 1990-an, obat ini sempat terkenal karena banyak disalahgunakan. Barulah sekitar tahun 2000, penyalahgunaan beralih ke putaw, cocain, sabu, dan lainnya.

"Jadi kalau dumolid sekarang digunakan, patut dipertanyakan, siapa yang produksi? adakah izin edarnya?, dan bisakah dia (Tora) membuktikan kalau ada resep dari dokter," pungkas Mufti.




(DEV)