Apakah Kepribadian Seseorang Berubah saat Mabuk?

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 20 May 2017 07:00 WIB
studi kesehatan
Apakah Kepribadian Seseorang Berubah saat Mabuk?
Apakah Kepribadian Seseorang Berubah saat Mabuk? (Foto: ist)

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak orang berpikir ketika mabuk, maka kepribadian menjadi berubah drastis. Faktanya, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Clinical Psychological Science menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tentang apa dilaporkan si pemabuk dengan orang-orang yang ada di situ saat kejadian.

Studi yang dipimpin oleh para peneliti dari University of Missouri tersebut menemukan bahwa meskipun pemabuk merasa kepribadian mereka sangat berbeda saat mabuk dan sadar, orang-orang di sekitar yang juga berada pada momen yang sama merasa kepribadian pemabuk tak berbeda saat sadar dan di bawah pengaruh alkohol.

"Kami terkejut dengan hasil penelitian yang menunjukkan ketidakcocokan antara persepsi peminum tentang kepribadian di bawah pengaruh alkohol dan bagaimana pengamat melihat mereka," ujar salah seorang peneliti Rachel Winograd.

Ia menjelaskan, para partisipan mengalami dalam segala hal yang tercantum dalam kepribadian Model Lima Faktor, namun ekstraversi adalah satu-satunya faktor yang secara meyakinkan dirasakan berbeda pada peserta dalam kondisi alkohol dan sadar.

Penelitian tersebut meminta 156 relawan untuk melengkapi survei yang menjelas tipe konsumsi alkohol dan persepsi diri mereka saat sadar dan mabuk. Kemudian, para peneliti membuat partisipan mabuk dan berada di atas angka mabuk, yaitu 0,09.

Saat mabuk, para partisipan diminta mengerjakan sejumlah tugas, permainan, dan aktivitas untuk menunjukkan bagaimana kepribadian mereka, sementara kelompok di luar itu melihat dan menilai bagaimana kepribadian mereka terkait kesadaran dan keterbukaan dalam hal pengalaman.

Hasilnya, beberapa sifat seperti kesadaran, terbuka pada pengalaman, setuju dengan pandapat orang, tingkat ekatraversi, dan stabilitas emosional yang pengamat laporkan ternyata tak menunjukkan adanya perbedaan yang dramatis.

Faktanya, satu-satunya kategori kepribadian yang tercatat mengalami perubahan drastis dengan infoksifikasi adalah status berteman (sosial), ketegasan, dan tingkat aktivitas.

Hasilnya, meski menarik, mungkin tidak sepenuhnya akurat karena mabuk yang sesungguhnya cenderung berbeda antara di pesta atau bar dengan di laboratorium. Namun, temuan tersebut dapat memiliki berpengaruh penting untuk digunakan dalam perawatan intervensi alkohol. Misalnya, menurut Winograd, informasi ini bisa digunakan untuk membantu mengurangi dampak negatif alkohol terhadap kehidupan masyarakat.

Para psikolog setuju bahwa, pada sebagian besar, individu yang mabuk dapat dikategorikan menjadi empat kepribadian. Menurut sebuah penelitian, kepribadian tersebut meliputi: Hemingways, yang kepribadiannya tidak berubah sama sekali terlepas dari berapa banyak mereka minum, Mary Poppins, yang menjadi lebih baik dan lebih bertanggung jawab saat mereka minum, Mr.Hyde, yang menjadi kurang bertanggung jawab, kurang intelektual dan lebih bermusuhan saat mabuk, dan Nutty Professor, yang menjadi lebih percaya diri dan ekstrovert. 



(ELG)