Minum Kopi Sebelum Olahraga Membakar Lemak Lebih Cepat

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 08 Jun 2017 13:29 WIB
kopi
Minum Kopi Sebelum Olahraga Membakar Lemak  Lebih Cepat
Sebuah penelitian di tahun 2009 menemukan bahwa minum sekitar dua sampai tiga cangkir kopi satu jam sebelum sesi olahraga intensitas tinggi selama 30 menit dapat mengurangi nyeri otot.(Foto: Pinterest/Blog)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kopi adalah amunisi di pagi hari bagi banyak orang. Bahkan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa minum kopi sebelum olahraga dapat meningkatkan kesadaran dan membuat otot lebih mudah untuk membakar lemak tubuh. 

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology tersebut menemukan bahwa minum 400 miligram kafein, setara dengan empat gelas kopi, satu jam sebelum olahraga dapat meningkatkan performa atletik terlepas dari tingkat kesenangan minum kopi. 



"Tak masalah bagaiamana kebiasaan minum kopi dalam sehari-hari, suplementasi kafein akut dapat meningkatkan performa," ujar pemimpin studi Dr. Bruno Gualano dari University of Sao Paulo, Brasil.

Gualano menemukan bahwa penemuan tersebut bertentangan dengan beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa seseorang akan mengalami peningkatan performa setelah minum kopi sesaat sebelum beraktivitas dimana beberapa hari sebelumnya tak mengasup kafein sama sekali. 

Para peneliti tersebut merekrut sebuah kelompok berisikan 40 pesepeda pria muda dan sehat yang diberi pertanyaan tentang berapa gelas minuman kafein yang mereka konsumsi setiap hari atau minggu. Beberapa jenis minuman yang masuk dalam daftar mereka adalah kopi, teh, cola, Red Bull, dan minuman kafein lainnya. 

Berdasarkan asupan kafein, partisipan dibagi dalam tiga kelompok: grup rendah kafein (minum hanya segelas atau kurang), grup kafein sedang (minum sekitar dua gelas) dan kelompok tinggi kafein (minum lebih dari tiga gelas). Semua partisipan diminta untuk melakukan beberapa kegiatan kesehatan untuk mengevaluasi pengaruh kafein saat berolahraga.



Mereka diminta datang ke laboratorium tiga kali untuk melakukan beberapa tes percobaan, seperti bersepeda secepat yang mereka bisa hingga membakar 450 kalori selama 30 menit. Mereka juga diminta untuk tidak makan atau minum apapun di pagi hari sebelum pergi ke laboratorium. 

Satu jam sebelum berolahraga, para partisipan diberi pil berisi 400 mg kafein. Di lain kesempatan, para partisipan diberikan pil yang terlihat mirip namun plasebo satu jam sebelum berolahraga. Pada tes terakhir, mereka tidak diberi pil sama sekali. 

(Baca juga: Ini Jumlah Kalori Saat Anda Minum Kopi)

Hasilnya, mereka yang diberi pil kafein 3,3 persen lebih cepat dalam bersepeda dibandingkan mereka yang tidak diberi; sementata 2,2 persen lebih cepat bersepeda saat mereka diberi pil plasebo. 

Secara mengejutkan, hasil yang sama ditunjukkan pada mereka yang minum kopi atau minuman kafein lain dalam jumlah banyak setiap hari, pada mereka yang rendah kafein, dan pada mereka yang tidak absen minum kogi sehari sebelum tes dilakukan. 

Kopi diyakini bisa membantu membakar lemak dengan cara memobilisasi jaringan lemak. Minuman ini merangsang sistem saraf, yang mengirimkan sinyal langsung ke sel lemak untuk menghancurkan lemak. 

Kafein juga dapat meningkatkan kadar hormon epinefrin, atau adrenalin, yang bergerak melalui jaringan lemak, mengirimkan sinyal untuk memecah lemak, dan melepaskannya ke dalam darah sebagai asam lemak bebas.

Minuman berkafein juga terbukti mengurangi nyeri otot. Sebuah penelitian di tahun 2009 menemukan bahwa minum sekitar dua sampai tiga cangkir kopi satu jam sebelum sesi olahraga intensitas tinggi selama 30 menit dapat mengurangi nyeri otot.








(TIN)