Makanan dengan Protein dan Garam Tinggi Menyebabkan Durasi Tidur Lebih Lama

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 26 Nov 2016 16:00 WIB
kesehatan
Makanan dengan Protein dan Garam Tinggi Menyebabkan Durasi Tidur Lebih Lama
Makanan dengan Protein dan Garam Tinggi Menyebabkan Durasi Tidur Lebih Lama (Foto: shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian baru menemukan bahwa makanan yang tinggi protein dan garam dapat membuat durasi tidur siang lebih lama.

Para peneliti dari Scripps Research Institute di Amerika Serikat menciptakan sebuah sistem yang dapat mengukur perilaku tidur dan makan dari lalat buah dan menemukan bahwa porsi makan yang lebih banyak membuat waktu tidur lebih lama, sama seperti manusia.

Studi lanjutan juga menemukan bahwa jenis makanan tertentu dapat menyebabkan rasa ngantuk.

Untuk mencoba mengerti hubungan keduanya, William Ja bersama tim menciptakan CAFE Perekam Aktivitas (ERC), sebuah sistem untuk lalat yang mampu melacak konsumsi makanan dan pergerakan serangga tersebut secara visual.

Rekaman tersebut menunjukkan bahwa setelah makan, serangga tersebut tidur lebih banyak sebelum akhirnya kembali pada kesadaran normal. Durasi tidur umumnya berlangsung selama 20-40 menit. Namun, pada lalat yang makan lebih banyak, durasi tidur lebih lama.

Untuk menentukan apakah nutrisi turut berperan, tim memberikan lalat makanan yang banyak mengandung prostein dan garam.

Hasilnya, studi yang diterbitkan dalam jurnal eLife tersebut menemukan bahwa dua kandungan makanan tersebut adalah efektor pada perilaku tidur setelah makan. Artinya, perilaku tidur tersebut dipengaruhi oleh jenis makanan tertentu.

"ARC merupakan titik awal untuk penelitian selanjutnya yang bertujuan untuk mengungkap gen dan lingkungan tertentu terdorong untuk tidur jika mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan garam dengan porsi lebih besar," kata Ja.




(ELG)