Tips Mencegah Jet Lag dan DVT saat Bepergian dengan Pesawat

Nia Deviyana    •    Kamis, 24 Nov 2016 16:21 WIB
tips kesehatan
Tips Mencegah Jet Lag dan DVT saat Bepergian dengan Pesawat
(Foto: Medicalnewstoday)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jet lag merupakan dampak yang menimpa tubuh ketika Anda bepergian melewati dua zona waktu, sehingga menyebabkan kelelahan dan kurang tidur.

Saat mengalami jet lag, Anda bisa sembuh dan beradaptasi dengan zona waktu dalam 2 hari hingga 2 minggu, bergantung seberapa jauh perjalanan yang ditempuh. Sebab itu, persiapan fisik sebelum bepergian sangat penting.

Berikut ini, beberapa tips untuk mencegah jet lag saat Anda bepergian ke tempat yang memiliki zona waktu berbeda.

1. Sebelum berangkat, atur jam sesuai zona waktu negara tujuan.

2. Jika Anda terbang dari timur ke negara barat, misalnya dari Bangkok menuju London, terjagalah sebanyak yang Anda sanggup selama penerbangan.

Sebaliknya, jika Anda terbang dari barat menuju timur, cobalah untuk tidur di dalam pesawat ketika malam tiba.  Saat tiba, usahakan Anda tidak tidur siang agar jam biologis Anda segera menyesuaikan diri dengan waktu yang baru.

3. Ketika Anda sudah tiba di tempat tujuan, segera menyesuaikan diri dan beraktivitas sesuai waktu lokal.

4. Di tempat tujuan, cobalah untuk keluar sebanyak Anda bisa. Sebab, sinar matahari membantu menyesuaikan jam biologis tubuh.

Namun, perhatikan panduan ini. Jika Anda bepergian ke negara Barat, perbanyak aktivitas di luar ruangan pada pagi hari dan beraktivitas di dalam ruangan ketika sore. Lakukan ini pada hari-hari pertama. Sebaliknya, jika Anda bepergian ke negara Timur, jika memungkinkan hindari cahaya matahari pagi. Sebagai gantinya, Anda bisa keluar pada sore hari.

Beberapa penelitian mengungkapkan, mengonsumsi tablet melatonin sebelum tidur di zona waktu yang baru 50 persen efektif meningkatkan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan zona waktu yang baru. Meski demikian, keamanannya belum teruji secara klinis.

Selain jet lag, waspadai juga Deep Venous Thrombosis (DVT) saat bepergian menggunakan pesawat terbang. DVT merupakan pembekuan darah di area vena dalam, biasanya di kaki. DVT tergolong mengancam jiwa karena jika pecah dapat menyebabkan emboli paru.

Besarnya risiko DVT bergantung pada lama waktu penerbangan. Duduk terlalu lama pada penerbangan jarak jauh meningkatkan risiko DVT. Risiko DVT juga bisa terjadi karena efek hormonal pada perempuan hamil, atau pada penderita kanker.

Bagaimana mencegah DVT saat bepergian dengan pesawat?

Cara yang paling baik untuk mencegah pembekuan darah di kaki adalah dengan banyak bergerak. Misalnya, pergi ke kamar mandi atau sekadar berdiri.

Bergerak juga membantu menghilangkan stres dan kejenuhan, serta meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, jangan lupa cukupi kebutuhan cairan.


(DEV)