Ini Penyebab Gatal pada Mata

Torie Natalova    •    Selasa, 08 Nov 2016 20:54 WIB
kesehatan mata
Ini Penyebab Gatal pada Mata
Ini Penyebab Gatal pada Mata (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda mungkin pernah atau sering mengalami gatal pada mata. Tentu, kondisi ini membuat Anda sangat tidak nyaman.

Saat gatal, Anda akan otomatis menggaruk mata dengan menggosoknya secara kasar. Namun, cara tersebut rupanya tidak baik dilakukan saat gatal karena bisa menambah iritasi, menyebarkan kuman dan menyebabkan infeksi sehingga merusak bola mata Anda.

Menurut Direktur Klinis LensCrafters Mark Jacquot, dalam kebanyakan kasus, menggaruk akan memperburuk peradangan dan tidak akan menyelesaikan masalah, atau bahkan bisa membuatnya lebih buruk.

"Ketika mata yang gatal karena alergi lingkungan, misalnya, maka menggosok dan menggaruk dapat benar-benar melepaskan lebih banyak histamin dan membuat gatal lebih buruk," katanya seperti dikutip Fox News.

Langkah terbaik untuk menyembuhkan mata yang gatal adalah, pertama Anda harus mengetahui apa penyebabnya sehingga Anda bisa mengobati langsung ke sumbernya.

Berikut ini, adalah delapan penyebab paling umum dari rasa gatal pada mata Anda.

1. Makanan, hewan atau alergi lingkungan
Mata gatal biasanya merupakan gejala khas dari alergi mata. "Alergi konjungtivitis pada dasarnya adalah reaksi alergi mini untuk beberapa alergen, bisa makanan, lingkungan, atau musim alergi mata," kata Neeta Ogden ahli alergi bersertifikat.

Orang juga bisa mendapatkan gatal mata dari hanya terkena bulu hewan. Saat menyentuh hal-hal yang merupakan alergen, kemudian menyentuh mata, inilah yang dapat sebabkan mata gatal.

2. Mata kering
Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang tidak memiliki cukup kualitas air mata untuk melumasi dan menyehatkan mata. Mata kering masalah yang paling sering terjadi dan sering kronis, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. Mata kering perlu diobati karena mata kering kronis menyebabkan rasa terbakar, gatal atau menyengat mata, kabur dan mata yang berair.

Obat tetes mata dapat menghindari kemerahan yang terjadi serta membantu mata tetap dilumasi juga meringankan gatal.

3. Mata merah
Jika mata gatal dan berwarna merah muda atau merah, air keluar dari mata atau salah satu gejala mata merah klasik lain, kunjungi dokter mata. Anda mungkin perlu konsumsi antibiotik, tergantung pada apa yang menyebabkan mata merah. Sebaiknya, hindari menyentuh mata Anda karena dapat menular ke mata yang lain atau orang lain.

4. Produk yang mengiritasi
Beberapa bahan kimia atau bahan dalam produk perawatan pribadi dapat menyebabkan kontak dermatitis, ruam dan gatal pada kulit. Ini adalah reaksi alergi yang tertunda terhadap alergen dan umumnya dapat menyebabkan kulit memerah di sekitar kelopak mata.

5. Peradangan kelopak mata
Penyebab paling umum radang pada kelopak mata adalah bakteri staph. Penyakit yang dalam istilah medis dikenal Blepharitis tersebut menyebabkan bola mata gatal, merah, berair, bengkak, atau kering. Seringkali, sisik seperti ketombe terbentuk di kelopak mata dan memenuhi area bulu mata.

6. Mata tegang akibat gadget
Semakin pesatnya kemajuan dunia digital membuat banyak orang menggunakan gadget sehingga Anda rentan terhadap ketegangan mata. Ini dapat menyebabkan stres pada mata dan membuat mata terasa gatal. Mata yang tegang juga dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, susah fokus dan berdampak pada penglihatan jangka panjang.

7. Ada sesuatu di mata Anda
Apakah itu debu, pasir atau binatang kecil dan benda asing lainnya yang masuk ke mata dapat menyebabkan gatal, iritasi dan sakit pada mata. Menggaruk mata tidak dapat membantu menghilangkan gatal. Menggaruk benda asing dalam mata dapat mengakibatkan abrasi kornea yang meningkatkan risiko infeksi dan menyebabkan jaringan parut kornea.

Cobalah untuk membilasnya keluar dengan air atau obat tetes mata tanpa bahan kimia. Jika masih gatal atau sakit, itu mungkin karena benda asing tersebut telah menggores sedikit mata Anda.

8. Menggunakan lensa kontak
Jika Anda memakai lensa kontak sehari-hari, Anda mungkin akan mengalami gatal untuk beberapa alasan. Penggunaan kontak lensa jangka panjang dapat meningkatkan risiko mata menjadi kering. Alergen juga dapat berkumpul dalam lensa dan membuat gejala alergi lebih buruk.

Alergi lensa kontak juga dapat berkembang menjadi konjungtivitis papiler yang dapat membuat mata menjadi sensitif, merah dan gatal.


(ELG)