Berapa Lama Susu Boleh Disimpan?

Raka Lestari    •    Selasa, 02 Jan 2018 16:37 WIB
tips kesehatan
Berapa Lama Susu Boleh Disimpan?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Banyak pendapat mengenai sampai kapan susu bisa dikonsumsi. Beberapa orang menyebut susu sebaiknya langsung dihabiskan tak lama setelah dibuka, sementara pendapat lainnya menyebut susu baik-baik saja dikonsumsi hingga batas kadaluarsa asalkan dimasukan ke dalam lemari pendingin.

Dilansir dari Eat By Date, setelah dibuka susu akan bertahan selama 4-7 hari jika dimasukkan dalam lemari pendingin. Jika belum dibuka, susu dapat bertahan selama 5-7 hari, untuk susu rendah lemak atau susu skim akan bertahan selama 7 hari, dan 7-10 hari dari tanggal kadaluarsa yang tercetak pada kemasan jika dimasukkan dalam lemari pendingin.

Terdapat perbedaan antara "terjual sebelum" "gunakan sebelum" "baik jika digunakan" dan "kadaluarsa saat". Label "baik digunakan sebelum" maksudnya adalah untuk menunjukkan kualitas, bahwa setelah tanggal yang dicetak, makanan susu masih aman untuk dikonsumsi. Sedangkan pada kata "kasaluarsa saat" menunjukkan bahwa setelah tanggal yang tercetak itu, sudah tidak aman dikonsumsi, kata Lindsey Pasieka, investigator dari Consumersafety.org

Sedangkan untuk kata "terjual sebelum" maksudnya adalah produk harus sudah harus keluar pabrik sebelum tanggal yang tertera. Sedangkan untuk "digunakan oleh" dan "dijual oleh" pada dasarnya adalah istilah pemasaran. Ini memungkinkan produsen susu memberi tahu konsumen saat kesegaran produk namun tidak menunjukkan tanggal pasti susu akan menjadi buruk.

Dan tentu saja, dimana dan bagaimana Anda menyimpan susu sangat berpengaruh pada kesegarannya. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat, jika susu dibiarkan dan tidak dimasukkan kedalam lemari pendingin selama lebih dari dua jam, itu dianggap tidak aman untuk dikonsumsi.

Namun sebaiknya menyimpan susu dalam lemari pendingin jauh dari pintu kulkas karena saat Anda membuka pintu lemari pendingin akan menyebabkan perubahan susu sehingga dapat mendorong pertumbuhan bakteri.




(DEV)