Studi: Main Video Game Bantu Cegah Alzheimer

Torie Natalova    •    Sabtu, 30 Dec 2017 07:00 WIB
alzheimer
Studi: Main Video Game Bantu Cegah Alzheimer
Studi: Main Video Game Bantu Cegah Alzheimer (Foto: gettyimages)

Jakarta: Peneliti telah menemukan kaitan antara main video game dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer. Temuan ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Montreal.

Mereka memutuskan untuk melihat hubungan antara platform permainan tiga dimensi dan pertumbuhan di berbagai area pada otak orang tua.

Secara khusus, materi abu-abu di hippocampus yakni jaringan neurologis penting yang mempromosikan bangunan memori atau ingatan, dan kerugiannya terkait dengan banyak penyakit kejiwaan seperti Alzheimer.

Video games telah terbukti meningkatkan materi abu-abu di hippocampus pada orang dewasa muda.

Para ilmuwan mengambil 33 orang berusia antara 55 dan 75 tahun serta membagi mereka menjadi tiga kelompok belajar yang bermain piano dalam program komputer dan satu kelompok untuk bermain game Super Mario 64.

Setelah enam bulan, hanya kelompok permainan video game yang menunjukkan peningkatan signifikan pada materi abu-abu di hippocampus. Kelompok yang tidak melakukan apapun menunjukkan penurunan materi abu-abu yang signifikan, sedangkan para pemain video game dan pemain piano keduanya menunjukkan pertumbuhan materi abu-abu di otak kecil yang mengendalikan pergerakan motor dan juga terhubung dengan ingatan jangka pendek.

Karena itu, penelitian ini berhipotesis bahwa bermain video game 3D dapat meningkatkan materi abu-abu di otak, meningkatkan daya ingat dan mencegah efek penuaan seperti Alzheimer.

Mengapa? game tiga dimensi memaksa pemain untuk sadar secara spasial dan membangun peta kognitif yang harus mereka ingat. Ini adalah hal yang dapat meningkatkan kemampuan otak.



 


(ELG)