4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Penyakit

Raka Lestari    •    Rabu, 21 Mar 2018 14:31 WIB
kesehatan
4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Penyakit
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Beberapa kebiasaan sehari-hari tanpa disadari dapat memberi dampak buruk terhadap kesehatan.

Berikut daftar kebiasaan yang sebaiknya jangan sering-sering dilakukan dilansir dari Reader's Digest.

1. Tidur dengan televisi menyala

Sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa menonton televisi sebelum tidur membuat anak-anak dan remaja kurang tidur daripada tidak menonton sebelumnya. Penelitian University of Pennsylvania dari tahun 2009 mengungkapkan bahwa waktu yang dihabiskan orang untuk menonton televisisebelum tidur adalah faktor utama untuk melakukan begadang,  yang dapat menyebabkan kekurangan waktu tidur.

2. Bertukar sikat gigi dengan pasangan

Bertukar sikat gigi dengan pasangan mungkin bagi beberapa orang dianggap biasa saja. Namun, menurut Shilpi Agarwal, MD, seorang dokter keluarga dari Los Angeles, hal tersebut dapat menularkan bakteri penyebab gigi berlubang, dan flu.

3. Berbagi makanan dengan anjing kesayangan

Membiarkan anjing kesayangan menjilat es krim yang sedang Anda makan mungkin biasa dilakukan oleh beberapa orang.

Studi di Jepang pada 2012 menemukan bahwa baik anjing maupun manusia memiliki beberapa jenis bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan atau memperburuk penyakit gusi.

Anjing juga diketahui membawa bakteri salmonella yang dapat menyebabkan gejala keracunan makanan yang parah pada manusia, ujar Charles Gerba, mikrobiologis dari University of Arizona.


4. Menjadikan sabun sebagai pengganti sampo

Sabun mandi dan sabun batangan dapat menyebabkan reaksi kimia dengan mineral yang terdapat pada air bisa membuat rambut Anda menjadi lepek dan tidak mengembang dengan sempurna, kata LeAine Dehmer,  peneliti  dan pengembang produk perawatan kulit berbasis di Los Angeles.

Sabun mandi memiliki kandungan pelembab yang lebih tinggi sehingga dapat meninggalkan residu yang lebih banyak pada rambut, katanya.


Lihat video:




(DEV)