5 Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin D

Torie Natalova    •    Senin, 27 Nov 2017 06:00 WIB
5 Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin D
Paparan sinar matahari dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik, nutrisi yang penting untuk tulang yang kuat. (Foto: Ian Schneider/Unsplash.com)

Jakarta: Sumber vitamin D terbaik adalah sinar matahari yang tak hanya membantu kesehatan tulang tapi juga otot dan kulit. Selain itu juga mampu menurunkan tekanan darah, mengatasi nyeri fibromyalgia, dan memerlambat pertumbuhan multiple sclerosis.

Karena vitamin D dapat meningkatkan kesehatan, maka kekurangan vitamin ini dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Gejala akibat kekurangan vitamin D seperti nyeri tulang, kelemahan otot, tekanan darah meningat dan depresi.

Selain itu, apa sajakah risiko kekurangan asupan vitamin D? Semua bergantung pada tempat tinggal Anda. Apabila Anda tinggal di lingkungan yang kurang mendapatkan sinar matahari, waspadai beberapa penyakit ini.

(Baca juga: Cukupi Kebutuhan Vitamin D dengan Berjemur)

1. Demensia
Sebuah studi menemukan bahwa kekurangan vitamin D sedang dan berat pada orang dewasa dikaitkan dengan risiko dua kali lipat untuk beberapa bentuk demensia, termasuk penyakit Alzheimer. Makan maanan sehat, olahraga secara teratur dan menjaga kesehatan mental Anda dapat membantu mengurangi risiko demensia.


(Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan memertahankan berat badan yang sehat, olahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan sehat. Foto: Nathália Bariani/Unsplash.com)

2. Kanker prostat
Penelitian di Jurnal Clinical Cancer Research menemukan adanya hubungan antara tingkat vitamin D dalam darah rendah dan kanker prostat agresif pada pria. Meski temuan ini melihat temuan observasional yang tidak membuktikan langsung bahwa vitamin D rendah menyebabkan kanker prostat, Anda dapat membantu mengurangi risiko kanker dengan mendapatkan cukup vitamin D dan bergaya hidup sehat.

3. Disfungsi ereksi
Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa pria dengan disfungsi ereksi berat memiliki tingkat vitamin D yang jauh lebih rendah daripada pria dengan disfungsi ereksi ringan. Penulis studi berteori bahwa defisiensi vitamin D dapat menyebabkan disfungsi ereksi dengan menghambat kemampuan arteri untuk membesar.

4. Risiko skizofrenia
Skizofrenia adalah gangguan otak parah yang biasanya muncul antara usia 16 dan 30 tahun. Gejalanya meliputi halusinasi, ucapan yang tidak jelas, anti-sosial dan masalah fokus serta perhatian. Orang yang kekurangan vitamin D dua kali lebih mungkin didiagnosis menderita skizofrenia.

5. Penyakit jantung
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat darah rendah vitamin D dengan penyakit jantung dan komplikasi yang berkaitan. Penelitian menunjukkan tingkat vitamin D sebagai penyebab utama masalah kesehatan yang berkaitan dengan penyakit jantung seperti aterosklerosis, hipertensi, diabetes dan stroke.

Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan memertahankan berat badan yang sehat, olahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan sehat. Paparan sinar matahari dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik, nutrisi yang penting untuk tulang yang kuat.









(TIN)