Swedia Negara dengan Aktivitas Fisik Paling Tinggi

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 15 Jul 2017 14:10 WIB
studi kesehatan
Swedia Negara dengan Aktivitas Fisik Paling Tinggi
Swedia Negara dengan Aktivitas Fisik Paling Tinggi (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Para peneliti kampus melakukan penelitan dengan cara menghitung langkah 700 ribu orang di 46 negara dengan bantuan telepon pintar untuk melihat bagaimana tingkat aktivitas.

Hasilnya, rata-rata orang Amerika melangkah 4.774 langkah setiap hari. Sementara, rata-rata total dari studi menunjukkan bahwa setiap orang rata-rata berjalan 4.961 langkah setiap hari.

Menurut laporan BBC, jumlah langkah tersebut tak bisa dijadikan sebagai faktor penentu obesitas. Justru, ketidaksetaraan aktivitas perlu menjadi fokus dalam penelitian tersebut.

"Swedia memiliki perbedaan paling kecil antara aktivitas yang aktif dan pasif dan memiliki angka obesitas terendah," ujar salah satu peneliti Tim Althoff.

Menurutnya, ketidaksetaraan tersebut dipengaruhi oleh jenis kelamin. Misalnya, tingkat aktivitas pada pria dan wanita di Jepang tergolong mirip di mana orang obesitas juga lebih sedikit.

Namun, di negara yang tinggi tingkat ketidaksetaraan, seperti Amerika Serikat dan Saudi Arabia, wanita cenderung menghabiskan lebih sedikit waktu beraktivitas fisik.

"Ketika ketidaksetaraan aktivitas tinggi, aktivitas wanita berkurang lebih banyak dibandingkan pria, dan koneksi negatif  pada obesitas dapat memengaruhi wanita lebih besar," ujar Jure Leskovec, peneliti lain.

Fakultas Kesehatan Masyarakat Harvard menyebutkan bahwa ketidakseimbangan energi yang menyebabkan obesitas terjadi karena orang terlalu banyak memasukkan kalori namun hanya sedikit membakarnya. Selain itu, beberapa faktor seperti usia pun, juga menjadi penyebabnya.

"Tetap aktif membantu orang memiliki berat badan sehat. Sleain itu, banyak bergerak juga mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, tekanan darah tinggi, osteoporosis, kanker, mengurangi stres, dan meningkatkan suasana hati," demikian menurut situs universitas tersebut.

Orang dewasa yang sehat disarankan untuk melakukan aktivitas sedang dua setengah jam setiap minggu.



 


(ELG)