Hari Jantung Sedunia 2017 Fokus pada Detak Jantung

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 15 Sep 2017 17:05 WIB
kesehatan jantung
Hari Jantung Sedunia 2017 Fokus pada Detak Jantung
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2005 menyebutkan bahwa 30 persen kematian dunia disebabkan oleh penyakit kardiovaskular, sebanyak 17,5 juta jiwa. (Foto: Jade/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun ini, peringatan Hari Jantung Sedunia yang jatuh setiap tanggal 29 September mengambil tema yang berfokus pada detak jantung, yaitu Share the Power-Detak Jantung Sehat untuk Negeri.

Tema tersebut bertujuan mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih memerhatikan kesehatan jantung dengan cara menjaga kesehatan jantung dan mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular kelak.

"Kami harap momen peringatan Hari Jantung Sedunia ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat pada kesehatan jantung agar terhindar dari penyakit kardiovaskular yang merupakan penyebab kematian nomer satu," tukas Syahlina selaku Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) dalam konferensi pers Peringatan Hari Jantung Sedunia 2017, Kamis (14/9/2017). 



Tema tersebut berfokus pada pengaplikasian gaya hidup sehat yang terlihat pada jargon Fuel Your Heart (penerapan pola makan dan minum yang sehat), Move Your Heart (aktif bergerak dan berolahraga), dan Love Your Heart (berhenti merokok). 

(Baca juga: 6 Waktu yang Membahayakan Jantung Anda)

Akan ada tiga kota besar yang menjadi pusat peringatan tahun ini, yaitu Palembang (Sumatera Selatan), Manado (Sulawesi Utara), dan Samarinda (Kalimantan Timur). Berbagai rangkaian kegiatan seperti senam jantung sehat, pemeriksaan kolesterol dan tekanan darah gratis, serta penyuluhan akan diadakan di kota-kota target.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2005 menyebutkan bahwa 30 persen kematian dunia disebabkan oleh penyakit kardiovaskular, sebanyak 17,5 juta jiwa. Lebih spesifik, ketiga penyakit yang paling banyak adalah serangan jantung (7,6 juta jiwa), stroke (5,7 juta jiwa), dan penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya. 



WHO memprediksi, jumlah tersebut akan terus meningkat hingga tahun 2030 dimana kematian akibat penyakit kardivaskular akan mencapai 23,6 juta jiwa. Namun, 80 persen dari penyakit tersebut dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat sejak awal. 

YJI juga turut mengampanyekan pola hidup sehat melalui Panca Usaha Jantung Sehat yang terdiri dari:

1. Seimbangkan gizi

2. Enyahkan rokok

3. Hadapai dan atasi stres 

4. Awasi tekanan darah, dan

5. Teratur berolahraga dimana lima langkah tersebut dapat disingkat SEHAT











(TIN)