Seri I: Tumbuh Kembang Bayi Serta Tips Melatih Kemampuan Sosialnya

Yatin Suleha    •    Kamis, 03 Nov 2016 12:04 WIB
seri tumbuh kembang bayi
Seri I: Tumbuh Kembang Bayi Serta Tips Melatih Kemampuan Sosialnya
Memandang wajah Anda, bisa membantu bayi dalam mendapatkan perawatan yang ia butuhkan untuk bertahan hidup. (Foto: Images.parents)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setiap interaksi Anda dan si kecil, mengajarkan bayi tentang hubungan yang terjalin antara Anda dengannya. Dilansir dari parents.com, kami berikan seri tumbuh kembang bayi beserta tipsnya untuk melatih kemampuan sosial bayi Anda.

Usia 6 Minggu
Dalam waktu 72 jam setelah lahir, mirror neurons yaitu neuron yang aktif di otak mendorong bayi untuk meniru ekspresi wajah yang mereka lihat; Jadi jika Anda tersenyum, bayi Anda bisa mencoba untuk menirunya. Atau ia bisa saja sekilas, menampilkan senyuman menyeringai (ini akibat gas di perutnya).

Sekitar 6 sampai 8 minggu, bayi telah mengembangkan perpaduan antara ketajaman visual dan perkembangan otak untuk memberikan senyuman "aku mengenalmu' yang sebenarnya.

"Pertama kali mendapatkan senyuman dari kedua anak saya, adalah ketika mengangkat mereka dari ranjangnya di pagi hari," ujar Dr. A Rebecca Neal, PhD, lektor psikologi di University of Texas, Austin, Amerika.

- Melatih kemampuan sosialnya:
Dalam usia 6 minggu ini, ingatlah ketika senyum seringai bayi terjadi secara acak, senyuman sosial adalah respons bayi Anda terhadap dunianya.

Jadi buatlah suara-suara "goo-goo" dan tiupkan mulut Anda seperti "suara kentut" di atas perut si kecil agar ia menyeringai lagi.

(Baca juga: Manfaat dan Cara Memijat Bayi)

Usia 3 Bulan
Evolusi mungkin telah memprogram si kecil untuk gemar menatap wajah Anda: Memandang wajah Anda, bisa membantunya dalam mendapatkan perawatan yang ia butuhkan untuk bertahan hidup, kata Cara Cashon, PhD, direktur dari Infant Cognition Lab di University of Louisville, di Kentucky, Amerika.

Bayi juga mengenal wajah-wajah. "Ketika Anda menunjukkan bayi gambar wajah-wajah mereka sering menjangkau foto tersebut, seolah-olah mengatakan, 'Hei, mengapa kami tidak berbicara kepadaku?' karena mereka sudah mengharapkan ada suara," ungkap Dr. Cashon. 

- Melatih kemampuan sosialnya:
Buatlah wajah dengan ekspresi konyol (seperti alis ke atas, bibir mengerut, bicara cepat tanpa berhenti atau blabber). Misalnya tentang menu sarapan atau sampaikan berikan utama hari ini dengan cara bernyanyi kepadanya.

Para bayi menyenangi hal itu! Dan sekali ia bisa menguasai atau mengenali wajah Anda, ia akan menyadari bahwa orang lain punya mata dan hidung juga.





(TIN)