Tak Selalu Bikin Gendut, Ini Fungsi Lemak Bagi Tubuh

Torie Natalova    •    Selasa, 27 Sep 2016 16:41 WIB
tips kesehatan
Tak Selalu Bikin Gendut, Ini Fungsi Lemak Bagi Tubuh
(Foto: Heathyadvisor)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lemak erat dengan stigma negatif, dan kerap dihindari mereka yang sedang diet. Padahal, lemak merupakan salah satu komponen nutrisi yang penting bagi tubuh, terutama lemak yang sehat.

Lemak mampu mencegah munculnya berbagai serangan penyakit, seperti serangan jantung.

Melihat fungsinya terhadap kesehatan tubuh, Anda tak perlu pantang mengonsumsi lemak. Berikut ini manfaat lemak bagi tubuh.


1. Mengurangi peradangan dan risiko terkena penyakit autoimun

Lemak jahat seperti minyak nabati omega-6 menyebabkan peradangan. Sebaliknya, lemak omega-3 dapat mencegahnya. Lemak omega 3 mengatur jalur yang rentan mengalami peradangan, dan membantu meningkatkan kemampuan gen anti peradangan. Suplemen minyak ikan mampu mengatasi rematik, penyakit Crohn, radang usus besar, lupus,
sklerosis, dan migrain.

2. Mencegah penuaan otak

Peneliti Alzheimer mempromosikan diet lemak tinggi (ketogenik) untuk mengobati demensia. Studi dari Mayo Clinic menemukan bahwa orang yang makan satu ton karbohidrat, berisiko empat kali lipat terkena predemensia, yang dikenal sebagai gangguan kognitif ringan. Penelitian yang sama menunjukkan, orang yang makan lemak sehat memiliki risiko 44 persen lebih rendah dari
demensia dini. Dan, mereka yang makan protein berkualitas tinggi memiliki risiko 21 persen lebih rendah terkena demensia awal.

3. Meningkatkan kinerja saat olahraga

Karbohidrat dikenal mampu meningkatkan kinerja tubuh saat berolahraga. Para atlet yang bertubuh ramping tetap bisa meningkatkan kinerja mereka dengan memiliki 40 ribu kalori yang disimpan dalam bentuk lemak sebagai cadangan energi mereka.

Pembakaran lemak lebih baik dibanding pembakaran karbohidrat. Kuncinya, adalah menjaga tingkat insulin sangat rendah karena insulin yang tinggi menghambat pembakaran lemak.

4. Mencegah depresi, autis, trauma dan lainnya

60 persen dari otak Anda terdiri dari lemak. Kebanyakan terbuat dari lemak omega 3 dan kolesterol. Saat diet rendah lemak, otak
akan kelaparan. Kekurangan lemak pada otak dapat menyebabkan penyakit neurodegenratif atau gangguan mental seperti depresi, perilaku agresif, autis, trauma, hingga bunuh diri.

Asam lemak omega 3 merangsang ekspresi gen dan meningkatkan hubungan antara sel-sel otak. Nutrisi ini juga membantu pembentukan sel-sel otak baru. Diet tinggi lemak ketogenik telah digunakan untuk mengontrol epilepsi dan gangguan neurologis lainnya, termasuk kanker otak.

5. Kulit, rambut, dan kuku menjadi lebih indah

Kekurangan omega 3 dapat menyebabkan kulit kering, gatal, serta bersisik. Kekurangan lemak baik juga bisa membuat rambut kering, kaku, berketombe, dan rontok. Selain itu, bisa membuat kuku mudah rapuh atau terlambat tumbuh.

Lemak baik dalam omega 3 bisa mengatasi masalah tersebut. Cobalah untuk menerapkan kombinasi minyak biji rami dengan borage untuk hasil yang maksimal.


(DEV)