Tanda-tanda Anak Anda Sensitif Terhadap Makanan

Raka Lestari    •    Minggu, 29 Apr 2018 13:48 WIB
kesehatan anaktumbuh kembang anak
Tanda-tanda Anak Anda Sensitif Terhadap Makanan
Tanda Anak Anda Sensitif Terhadap Makanan (Foto: shutterstock)

Jakarta: Beberapa anak mungkin memiliki kepekaan tertentu terhadap suatu makanan. Dan biasanya, hal tersebut memiliki tanda-tanda yang diperlihatkan pada anak Anda. Untuk itu, sebagai orang tua sebaiknya Anda memperhatikan tanda-tanda yang tidak biasa ketika anak Anda mengonsumsi suatu makanan.

Inilah tanda-tanda yang bisa terlihat jika anak Anda sensitif terhadap suatu makanan, dilansir dari Reader's Digest:


1. Mual dan muntah

Jika anak Anda sensitif terhadap suatu makanan biasanya akan menunjukkan gejala-gejala. Misalnya saja ketika anak Anda mengonsumsi telur, atau susu lalu mereka merasa mual dan ingin muntah yang terjadi berulang kali. Jika itu yang terjadi, Anda harus memeriksakan anak Anda ke dokter.


2. Diare atau sakit perut

Tanda umum dari sensitivitas atau intoleransi adalah gangguan pencernaan seperti sakit perut dan diare. Salah satu intoleransi yang paling umum untuk bayi adalah protein susu, dan gejala umum adalah kotoran berwarna hijau dan lendir yang mungkin mengandung garis-garis darah.


3. Asma

Reaksi yang mungkin jarang terjadi pada intoleransi makanan adalah serangan asma pada mereka yang memiliki intoleransi atau sensitivitas terhadap sulfit.  Bahan kimia ini dapat terjadi secara alami atau ditambahkan ke banyak makanan olahan, termasuk keripik, buah kering, dan makanan yang dipanggang.  Jika Anda menemukan bahwa anak Anda kelihatan sesak napas atau mulai batuk setelah menikmati makanan olahan favorit mereka, mungkin sudah waktunya untuk memperhatikan bahan-bahan pembuat makanan tersebut.


4. Sakit kepala

Sensitivitas makanan dapat memicu sakit kepala pada beberapa anak, sebagai akibat dari respons peradangan dalam tubuh, dan penting bagi orang tua untuk menyadari makanan yang kemungkinan menjadi penyebabnya.

Sulit bagi orang tua untuk mengidentifikasi apakah bayi atau anak mereka menderita alergi makanan atau sensitif terhadap makanan. Satu-satunya cara yang pasti untuk mengetahui perbedaannya adalah melalui tes darah atau skin prick testing yang dapat mengukur respons kekebalan anak terhadap makanan yang dimaksud. Tes darah akan mengukur tingkat IgE, antibodi yang diproduksi tubuh secara berlebihan ketika mengalami reaksi alergi.


(ELG)