Cuci Tangan Setelah Kontak dengan Hewan Jauhkan Wabah Salmonella

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 03 Aug 2018 09:20 WIB
kesehatan
Cuci Tangan Setelah Kontak dengan Hewan Jauhkan Wabah Salmonella
CDC menghimbau agar mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan ayam untuk menjauhkan wabah salmonella.(Foto: Christin Hume/Unsplash.com)

Jakarta: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengeluarkan rekomendasi agar segera mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan ayam. Sebab, salah satu keluarga unggas tersebut menjadi penyebar wabah salmonella.

Dilaporkan sebanyak 212 orang di 44 negara dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat salmonella. 

"Banyak orang menganggap burung dengan salmonella akan terlihat sakit, tetapi itu tidak benar-benar terjadi," kata Dr Megin Nichols, dokter hewan CDC saat dikutip dari CNN.

Nichols menjelaskan, ayam dan jenis unggas lainya pada umumnya membawa bakteri pada bulu-bulu, kaki dan kotoran mereka. Oleh karenanya, Nichols menyarankan untuk mengetahui pedoman tentang merawat hewan yang baik dan benar. 

Salah satu pedoman yang harus diperhatikan yaitu tentang kebersihan diri peralatan sekitar seperti wadah makanan dan air karena peralatan tersebut dapat terkontaminasi dengan bakteri juga.

(Baca juga: Waspada, Bahaya Bakteri Listeria pada Makanan Kurang Matang)


(Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengeluarkan rekomendasi agar segera mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan ayam. Sebab, salah satu keluarga unggas tersebut menjadi penyebar wabah salmonella. Foto: Annie Sprat/Unsplash.com)

Untuk menghindari penyebaran bakteri di tempat lain, Anda disarankan menggunakan alas kaki terpisah untuk merawat ayam. Jangan menggunakan alas kaki tersebut di dalam rumah. 

Bagi anak-anak yang lebih muda dari 5 tahun harus diawasi setiap kali mereka menangani hewan-hewan. Sebab, sangat rentan mengalami infeksi karena sering meletakkan tangan mereka di mulut.

Jika Anda mengumpulkan telur ayam Anda, cucilah dengan baik sebelum digunakan dan masak dengan benar sebelum makan.

Seperti diketahui, gejala salmonella mulai dirasakan setelah 12 hingga 72 jam, yaitu diare, demam dan kram perut. Kondisi tersebut berlangsung sekitar empat hingga tujuh hari dan kebanyakan orang sembuh tanpa pengobatan. 

Namun, mereka yang mengalami diare berat mungkin perlu dirawat di rumah sakit. 34 orang telah dirawat di rumah sakit sebagai bagian dari wabah terbaru ini.





(TIN)