Ketahui 4 Penyebab Kencing Berulang Kali

Pelangi Karismakristi    •    Selasa, 05 Dec 2017 13:23 WIB
kesehatan
Ketahui 4 Penyebab Kencing Berulang Kali
Glatter menjelaskan ada dua jenis kandung kemih yang terlalu aktif, yakni kering dan basah. Dalam kondisi kering, Anda merasa untuk buang air kecil berkali-kali dalam sehari. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Apakah Anda sering mengalami bolak-balik ke toilet untuk buang air kecil? Kencing dalam frekuensi yang berlebihan bisa menandakan sesuatu dalam tubuh Anda.

Jika memang Anda banyak minum cairan itu sudah jelas penyebabnya. Namun jika tidak demikian, Assistant Professor of Emergency Medicine di Northwell Health Departement of Emergency Medicine di Lenox Hill Hospitall New York, Robert Glatter mengatakan ada beberapa alasan mengapa Anda sering buang air kecil di siang hari, antara lain:

1. Infeksi Saluran Kencing (ISK)
Glatter menjelaskan bahwa gejala umum yang terjadi pada ISK adalah kandung kemih yang terlalu aktif. Ini biasanya menyebabkan peningkatan frekuensi dan urgensi kencing disertai dengan rasa terbakar atau menyengat, dan ketidaknyamanan perut bagian bawah.

"Bila gejala ISK menyebar ke belakang atau panggul, ginjal pun ikut andil. Itu akan menyebabkan Anda ingin segera ke kamar mandi," terang Glatter, seperti dilansir dari Popsugar.com.

Pada beberapa kasus, ada juga orang yang terkena ISK yang perlu masuk ke rumah sakit. Mereka adalah penderita ISK yang dibarengi demam tinggi, muntah, tidak mampu makan dan minum secara normal.

Maka dari itu, salah satu tips untuk menghindari menurut Glatter, yakni buang air kecil sebelum dan sesudah melakukan hubungan seks. "Pastikan daerah anal dan genital Anda bersih sebelum dan sesudah berhubungan seks untuk menghindari penumpukan bakteri," kata Glatter.


(Glatter menjelaskan ada dua jenis kandung kemih yang terlalu aktif, yakni kering dan basah. Dalam kondisi kering, Anda merasa untuk buang air kecil berkali-kali dalam sehari. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Urin Bisa Mengkur Tingkat Kesehatan Program Diet?)

2. Kandung Kemih Terlalu Aktif (Over Active Bladder)
Glatter menjelaskan ada dua jenis kandung kemih yang terlalu aktif, yakni kering dan basah. Dalam kondisi kering, Anda merasa untuk buang air kecil berkali-kali dalam sehari. Sedangkan pada kondisi basah, Anda memiliki keinginan kuat untuk buang air kecil, tapi kandung kemih Anda juga bocor atau disebut inkontinensia urin.

"Sementara Over Active Bladder (AOB) dapat terjadi pada kondisi kesehatan normal. Atau bisa juga pada pasien yang mengalami kerusakan saraf kandung kemih pada penderita diabetes, parkinson, atau setelah operasi stroke," imbuh Glatter.

Untuk mengatasinya, Anda disarankan melakukan latihan kegel. Senam ini berfungsi memerkuat panggul dan bisa meredamkannya dalam waktu empat sampai delapan minggu. "Hindari juga makanan atau minuman tertentu, seperti kafein, alkohol, cokelat, jus jeruk, apel, cranberry, makanan pedas, pemanis buatan, tomat, dan cuka," papar dia.

3. Sistitis Interstisial
Sistitis interstisial menyebabkan rasa sakit di kandung kemih bersamaan dengan keinginan buang air kecil kadang sampai 50 kali per hari. Namun untuk memastikannya, Anda harus melakukakan sederet tes kesehatan. 

Ada langkah yang dilakukan untuk menghilangkan rasa sakitnya jika pasien terdeteksi penyakit tersebut, seperti dengan obat-obatan, stimulasi saraf listrik, latihan kandung kemih, dan terapi fisik.

4. Tanda Kehamilan
Perempuan yang sedang hamil biasanya akan lebih sering kencing. Menurut Glatter hal ini terkait dengan perubahan hormonal seorang wanita. "Selain itu, hamil juga meningkatkan tekanan dari organ pada kandung kemih, mengompresnya, yang mengarah ke volume kandung kemih yang lebih kecil," tutur Glatter. 










(TIN)