Meski Menyehatkan, Konsumsi Acar Berlebihan Bisa Memicu Kanker

Pelangi Karismakristi    •    Selasa, 30 Jan 2018 16:35 WIB
studi kesehatan
Meski Menyehatkan, Konsumsi Acar Berlebihan Bisa Memicu Kanker
(Foto: Women's Health)

Jakarta: Selain gaya hidup yang buruk dan genetis, pola makan yang tidak sehat menjadi faktor utama pemicu kanker. Bahkan terkadang, metode memasak tertentu bisa memicu hadirnya penyakit mematikan ini.

Luke Bucci, ahli gizi bersertifikasi menjabarkan makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.

1. Daging merah

Dilansir Reader Digest, ada banyak daging olahan - termasuk daging asap dan hot dog - yang dibuat dengan nitrat dan nitrit sehingga bersifat karsinogenik. Menurut penelitian dari International Agency for Research on Cancer, konsumsi daging merah juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker pankreas, kolorektal, dan perut.

2. Lemak trans

Banyak dari makanan favorit kita yang dikemas (processed food)  mengandung lemak trans, yang akan berbentuk padat di suhu kamar. Menurut penelitian dari International Journal of Cancer, mengonsumsi lemak trans berkaitan dengan kanker payudara dan rektum. Bucci mengatakan, secara umum lemak trans sudah dihapuskan dari toko-toko makanan atau supermarket.

3. Makanan kalengan

Menurut penelitian di Environmental Research Journal, banyak kaleng dilapisi dengan bisphenol-A (BPA) yang telah terbukti dapat merusak DNA. Hal ini dapat meningkatkan risiko kanker jenis tertentu dan diabetes.  Jika Anda berbelanja makanan kalengan, pastikan pada kaleng terdapat label "BPA Free" dan batasi konsumsi makanan kaleng Anda maksimal satu porsi per hari.

4. Acar

Bucci mengatakan konsumsi tinggi makanan yang dijadikan acar berhubungan dengan kanker perut. Namun, banyak makanan acar seperti kubis dan kimchi juga mengandung banyak probiotik yang sehat bagi usus, jadi jangan menghilangkannya dari asupan makanan Anda sama sekali, hanya perlu membatasinya saja.

5. Minuman beralkohol

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko sejumlah kanker yang berbeda (termasuk kanker hati, kanker payudara, dan kanker usus besar). Wanita boleh minum tidak lebih dari satu gelas sehari, menurut rekomendasi CDC. 

          


(DEV)