6 Penyakit dengan Gejala Nyeri Sendi

Torie Natalova    •    Rabu, 25 Jan 2017 16:02 WIB
kamus kesehatan
6 Penyakit dengan Gejala Nyeri Sendi
(Foto: homeremedyhacks)

Metrotvnews.com, Jakarta: Rasa nyeri pada sendi umumnya mulai terjadi pada usia paruh baya. Namun, kini tak sedikit orang muda yang mengalaminya.

Ada 6 alasan sendi terasa nyeri, dimana beberapa di antaranya merupakan indikasi dari penyakit yang tidak terduga.

1. Infeksi arthritis

Jika Anda mengalami luka tusuk atau potong dan tidak dibersihkan dengan baik, luka tersebut berpotensi terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus. Anda akan mengalami pembengkakan dan rasa sakit di daerah yang luka, demam atau diikuti dengan menggigil.

Lutut adalah sendi yang paling sering terkena ini, disamping pinggul, pergelangan kaki atau pergelangan tangan. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan sepsis seluruh tubuh dan dapat berakibat fatal.

2. Encok

Terlalu banyak makan protein dapat membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat dan tubuh Anda tidak bisa mengeluarkan semua itu dari dalam. Kondisi ini dapat menyebabkan reaksi inflamasi yang intens dan seringkali disebut dengan istilah gout.

Ini merupakan salah satu jenis yang paling menyakitkan dari arthritis yang dapat Anda alami. Gejalanya seperti panas, bengkak, kemerahan dan sulit mengatasi rasa nyeri yang datang. Biasanya, gout muncul pertama di jempol kaki kemudian menyebar ke sendi lainnya.

Protein berlebihan bukan satu-satunya penyebab gout. Minum terlalu banyak alkohol atau minuman manis, dehidrasi, obesitas, atau meminum beberapa jenis obat dapat memicu serangan gout.

3. Penyakit Lyme

Penyakit ini disebabkan oleh gigitan kutu yang menginfeksi tubuh lewat aliran darah Anda. Gejala awalnya seperti kelelahan, demam, sakit kepala dan dalam banyak kasus mengalami ruam dengan bentuk seperti mata banteng. Jika Anda mengetahui mengalami

penyakit ini, segera diobati karena jika tidak dapat menyebar ke sendi terutama lutut. Anda juga mungkin akan mengalami rasa kaku di leher atau tangan dan kaki yang sakit.

4. Lupus

Gangguan autoimun ini dapat merusak semua sendi jika tidak diobati. Orang dengan lupus memiliki sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif dans seringkali keliru menargetkan sendi, kulit, darah, ginjal dan organ tubuh lainnya. Gejala lupus seringkali ditandai dengan ruam berbentuk seperti kupu-kupu di pipi dan diiringi dengan bengkak atau nyeri sendi, rambut rontok, kesulitan bernapas, masalah di ingatan, luka pada mulut, mata dan mulut kering.

5. Gonorea

Ini merupakan penyakit menular seksual yang tak hanya menyerang organ genital Anda, tapi juga sakit pada sendi yang disebut gonokokal arthritis. Ini biasanya lebih sering menyerang wanita remaja yang aktif secara seksual. Gejala penyakit ini seperti mengalami rasa panas, merah, sendi membengkak dan diiringi gejala PMS lainnya. Selain itu, Anda mungkin akan mengalami sensasi terbakar saat buang air kecil serta keputihan yang meningkat.

6. Rheumatoid arthritis

Radang sendi mungkin sering dialami oleh banyak orang. Namun, rheumatoid arthritis (RA) berbeda dari radang sendi biasa dan seringkali berkembang seiring bertambahnya usia. RA merupakan gangguan autoimun dan seringkali terjadi pada wanita.

Gejala RA ditandai dengan sendi yang terasa lembut, bengkak dan kaku di pagi hari. Anda mungkin juga mengalami kelelahan,

demam atau penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya. Namun, nyeri sendi ini dapat diobati. Beberapa di antaranya dapat diobati dengan antibiotik atau sembuh sendiri dengan istirahat yang cukup.


 


(DEV)