Tips Memeriksa Tekanan Darah Mandiri

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 27 Oct 2018 07:00 WIB
tips kesehatan
Tips Memeriksa Tekanan Darah Mandiri
Tips Memeriksa Tekanan Darah Mandiri (Foto: bigstock)

Jakarta: Pemeriksaan tekanan darah secara rutin adalah hal penting untuk melindungi diri dari penyakit-penyakit berbahaya seperti stroke dan serangan jantung. Kini, pemeriksaan tekanan darah tak hanya bisa dilakukan oleh tenaga profesional, tetapi secara mandiri.

Pemeriksaan tekanan darah sendiri dapat membantu mengendalikan hipertensi. Para dokter dan assosiasi hipertensi saat ini merekomendasikan melakukan pemeriksaan tekanan darah
secara rutin di rumah.

Hal ini dikarenakan pemeriksaan tekanan darah sendiri lebih efektivitas, efisiensi dan hemat biaya. Berikut beberapa tips dari www.bloodpressureuk.org untuk memperoleh hasil pemeriksaan tekanan darah yang akurat di rumah.

1. Jangan lakukan setelah aktivitas tertentu
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi meningkatnya tekanan darah seseorang dalam waktu singkat. Ada beberapa aktivitas yang sebaiknya tidak dilakukan sebelum memeriksa seperti kebelet kencing, setelah makan berat, 30 menit setelah minum minuman berkafein, setelah merokok, setelah berolahraga atau minum alkohol.

2. Kenakan pakaian tak ketat
Pakailah pakaian yang longgar seperti kaos lengan pendek sehingga Anda dapat dengan mudah melipat lengan kaos.

3. Selalu gunakan lengan yang sama
Hal ini dikarenakan akan muncul angka yang berbeda pada lengan yang berbeda untuk memeriksa tekanan darah. Jika memungkinkan, gunakan lengan yang digunakan dokter atau suster untuk memeriksa tekanan darah Anda.

4. Istirahat sejenak
Sebelum memeriksa tekanan darah, istirahatlah terlebih dahulu selama beberapa menit. Duduk di tempat yang jauh dari kebisingan, akan lebih baik duduk di depan meja di mana lengan dapat beristirahat di meja dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas dan kedua kaki menyentuh lantai.

5. Kondisi lengan perlu diperhatikan
Pastikan lengan ditopang dan manset di sekeliling lengan letaknya sejajar dengan jantung. Jika perlu, gunakan bantal untuk menopang lengan agar lengan berada di posisi ketinggian yang tepat. Lengan harus rileks, jangan tegang.

6. Buat jadwal
Lakukan pemeriksaan tekanan darah pada waktu yang sama, seperti di pagi hari dan malam hari. Idealnya lakukan selama dua minggu pertama setelah perubahan pada pengobatan dan pada periode minggu sebelum berkunjung ke dokter untuk pengecekan berikutnya atau sesuai saran dokter.

7. Catat hasilnya
Lakukan pemeriksaan tekanan darah beberapa kali dan catat hasilnya. Setiap kali pemeriksaan, lakukan dua hingga tiga kali pengukuran dengan jeda satu menit pada masing-masing pengukuran dan catat juga hasil pemeriksaan tekanan darah tersebut. Akan lebih baik jika Anda memiliki alat pengukur tekanan darah digital dengan memori yang dapat menyimpan data pengukuran tekanan darah, sehingga bisa dilihat ketika periksa ke dokter.


 


(ELG)