Minum Susu Setiap Hari Mampu Kurangi Risiko Menopause Dini

Torie Natalova    •    Senin, 31 Jul 2017 11:48 WIB
menopause
Minum Susu Setiap Hari Mampu Kurangi Risiko Menopause Dini
Menopause dini mempengaruhi sekitar 10 persen wanita dan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, osteoporosis dan penurunan kognitif dini. (Foto: Carissa Gan/Unsplash.com)

Metrotvnews.com Jakarta: Sebagian besar dari kita mengetahui bahwa susu memiliki manfaat membantu menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Namun, sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard menemukan manfaat lain dari susu.

Studi menunjukkan bahwa wanita dengan asupan kalsium yang tinggi dalam makanan, cenderung lebih rendah mengalami menopause dini dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kalsium.



Penelitian dilakukan terhadap 120 ribu wanita dengan usia antara 25-49 tahun. Hasilnya, susu dan ikan kaya lemak sehat, telah dikaitkan dengan risiko menopause dini lebih rendah 17 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang sedikit mengonsumsi susu.

selain susu dan ikan, sumber kalsium yang berlimpah juga terdapat di sayuran hijau seperti kangkung dan brokoli, keju dan kuning telur.

(Baca juga: Tiga Tahapan Menopause)

Peneliti mengatakan, ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa vitamin D meningkatkan produksi hormon yang memperlambat penuaan ovarium dan memperlambat laju di mana seorang wanita kehilangan sel telurnya. Hal ini penting karena menopause terjadi ketika seorang wanita tidak memiliki sel telur lagi.

Kalsium juga dapat mempengaruhi penuaan ovarium karena hadir dengan hormon dalam susu sapi seperti progesteron, yang juga dapat membantu menurunkan risiko menopause dini.



Menopause dini mempengaruhi sekitar 10 persen wanita dan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, osteoporosis dan penurunan kognitif dini. 

Biasanya, kesuburan akan menurun secara dramatis selama 10 tahun menjelang menopause. Sehingga, menopause dini dapat memiliki implikasi psikologis dan finansial yang mendalam bagi pasangan yang tidak dapat memiliki bayi. Karenanya, sangat penting untuk mengidentifikasi faktor risiko menopause dini, salah satunya makanan.










(TIN)