Orang Tua Ternyata Lebih Bahagia daripada Orang Usia Muda

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 25 Aug 2016 12:25 WIB
psikologi
Orang Tua Ternyata Lebih Bahagia daripada Orang Usia Muda
(Foto: Getty Images)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi mengungkapkan bahwa semakin tua seseorang, semakin bahagia dirinya.

Terlepas dari fisik yang melemah karena bertambahnya usia, orang tua ternyata lebih bahagia daripada orang berusia muda.

Penemuan yang dipublikasi dalam Journal of Clinical Psychiatry tersebut menganalisa data dari sampel acak berjumlah 1.546 orang berusia 21-99 tahun di San Diego. Setelah melakukan wawancara via telepon, para partisipan mengisi survei panjang seputar kesehatan fisik, kognitif, dan mental. Salah satu topik yang dibahas adalah seberapa bahagia dan puas, seberapa depresi, stres, dan gelisah mereka dengan kehidupan yang dijalani.

"Ada yang menyebutkan bahwa menjadi tua itu buruk, semua menjadi suram dan biasanya mereka menjadi depresi, pemarah, dan tidak bahagia," ujar peneliti studi Dr. Dilip Jeste, dokter geriatrik sekaligus pemimpin di Center on Healthy Aging, University of California, San Diego.

Kebahagiaan dan kesejahteraan membentuk pola U, dimana berada di bawah saat berusia pertengahan dan kembali menanjak di usia tua.

Meskipun orang tua kalah dalam segi kesehatan fisik dibandingkan orang muda, namun dalam kesehatan mental, justru sebaliknya.

Mereka yang berusia 20-an dan 30-an memiliki tingkat depresi, kegelisahan, dan stres tertinggi. Namun rendah dalam tingkat kebahagiaan, kesejahteraan, dan kepuasan. Orang tua, secara mengejutkan, adalah yang paling berbahagia.

"Ini menunjukkan bahwa dalam pertumbuhan usia, ada peningkatan progresif dalam kesehatan mental," ujar Jeste.

Jeste menambahkan, hal yang membuat seseorang merasa berat saat menjalani masa muda adalah tidak mampu memandang masalah sebagai tantangan.

Orang tua lebih baik dalam hal menghilangkan tekanan kecil dalam kehidupan, dan mengakumulasi sesuatu bernilai yang disebut kearifan, stabil secara emosional, bisa menghibur, mengerti diri sendiri dan mampu membuat keputusan sosial yang baik.

 


(DEV)