Rhinoplasty, Teknik Operasi Hidung yang Digandrungi

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 29 Sep 2016 15:39 WIB
kecantikankamus kesehatan
Rhinoplasty, Teknik Operasi Hidung yang Digandrungi
(Foto: Crystalcleardigitalmarketing)

Metrotvnews.com, Jakarta: Operasi pemancungan hidung atau rhinoplasty merupakan jenis operasi plastik yang paling digandrungi, baik di Indonesia maupun di dunia.

Pada 2011, tercatat sekitar 244 ribu tindakan rhinoplasty dilakukan di Amerika Serikat. Rhinoplasty adalah tindakan bedah rekonstruksi yang dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tubuh. Untuk melakukan operasi pemancungan hidung, biasanya digunakan bahan sintetik atau bagian tubuh si pasien itu sendiri.

"Misalnya, dengan mengambil bagian tubuh lain seperti tulang rawan iga, tulang rawan telinga, atau menggunakan implan padat," jelas dr. Sidik Setiamihardja, SpB, SpBP  diskusi bertajuk 'Cantik Dengan dan Tanpa Bedah Plastik,' di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

(Baca: Studi: Suntik Botox Bantu Turunkan Berat Badan)

Untuk penggunaan silikon padat, dokter yang praktek di Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Bina Estetika Jakarta tersebut menganjurkan agar tidak menggunakannya dalam jumlah berlebih. Sebab, akan membuat jaringan lunak alami dari dalam tubuh akan tertekan dan memberi efek yang tidak baik bagi tubuh.

Sementara, jika mengambil bagian tulang iga, risikonya adalah membengkoknya hidung secara perlahan, karena sifat alamiah dari tulang tersebut.

Bila tak ingin hal itu terjadi, ada cara lain dengan menggunakan diced cartilage, atau menambal hidung dengan potongan kecil tulang iga yang prosesnya akan memakan sekitar 2-14 hari.

"Selama dua minggu tersebut saya menyarankan pasien untuk datang dua hari sekali untuk saya pijat hidungnya supaya tidak membengkok," jelasnya.

Sementara itu, penggunaan tulang rawan telinga untk rhinoplasty biasanya mengambil pada bagian yang cekung di depan, dan mengkerut. Proses pengambilannya dilakukan dari telinga bagian belakang, agar tidak menganggu estetika telinga depan, kemudian tulang telinga yang terletak di bagian tengah pun diambil.untuk dipindahkan ke bagian depan.

"Kalau tak hati-hati, bisa terjadi pendarahan yang berujung pada infeksi. Oleh karena itu, sebaiknya setelah operasi bagian tersebut, yaitu depan dan belakang, dilapisi kain kasa selama lima hari," sarannya.

Bila ingin hasil yang lebih alami, penggabungan dari teknik juga bisa dilakukan seperti implan dan tulang rawan telinga, namun perlu dilakukan konsultasi pada dokter ahli terlebih dahulu.
 
Lihat Video: Tips Cerdas Memilih Informasi Kesehatan




(DEV)