Pengenalan Makanan Sejak Dini Kurangi Risiko Alergi

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 22 Sep 2016 08:00 WIB
studi kesehatan
Pengenalan Makanan Sejak Dini Kurangi Risiko Alergi
Pengenalan Makanan Sejak Dini Kurangi Risiko Alergi (Foto: Momtastic)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengonsumsi kacang dan telur sejak dini ternyata dapat mengurangi risiko alergi makanan, yang jumlahnya meningkat dua kali lipat tahun ini.

Sebuah analisis baru yang dipublikasikan dalam JAMA menunjukan bahwa ketika bayi memakan jenis makanan tertentu, seperti kacang dan telur yang berpotensi menyebabkan alergi, risiko alergi pada makanan tersebut akan lebih sedikit saat sudah besar.

Pemikiran ini terbilang baru karena pada tahun 2000, American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk menjauhkan bayi pada jenis makanan tersebut setidaknya hingga berusia satu tahun atau lebih. Peringatan tersebut semakin ditekankan pada bayi yang memiliki riwayat alergi dalam keluarga.

Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa memperkenalkan makanan tersebut lebih dini sebenarnya lebih baik untuk mencegah alergi makanan. Para peneliti mengumpulkan semua bukti seputar topik, termasuk diantaranya 146 studi dalam analisa akhir.

(Foto: Ciri Kandungan Sehat)

Mereka menemukan bukti dimana memperkenalkan kacang sejak dini, pada usia 4-11 bulan dapat mengurangi risiko berkembangnya alergi kacang. Hal demikian juga terjadi pada telur, jika diperkenalkan sejak usia 4-6 bulan.

Pengenalan dini pada alergen umum seperti ikan, yang kemungkinan alergi disebabkan efek anti-inflamasi dari omega, juga dapat mengurangi risiko alergi.

Pengenalan dini tampaknya tidak membuat perbedaan untuk penyakit autoimun, setidaknya menurut bukti yang ada dimana makan gluten tidak terkait dengan risiko pengembangan penyakit celiac.

"Belum jelas bagian spesifik dari pengenalan dini pada makanan alergi apa yang dapat meningkatkan proteksi imunologi, dibandingkan dengan meningkatkan keberagamanan pola makan," tulis Dr. Matthew Greenhawt, spesialis imunolagi dan alergi di Rumah Sakit Anak Colorado.


Lihat Video: Anak Gemuk Belum Tentu Sehat




(DEV)