Benarkah Berat Badan Dipengaruhi Faktor Genetik?

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 30 May 2018 11:14 WIB
kesehatan
Benarkah Berat Badan Dipengaruhi Faktor Genetik?
Genetik banyak memberi pengaruh pada tubuh, sepeti warna kulit, warna bola mata, hingga jenis rambut. (Foto: Pete Bellis/Unsplash.com)

Jakarta: Genetik banyak memberi pengaruh pada tubuh, sepeti warna kulit, warna bola mata, hingga jenis rambut. Namun, apakah faktor keturunan juga memengaruhi berat badan?

Para peneliti dari King’s College London melakukan sebuah studi untuk mencari tahu proses pencernaan dan distribusi lemak dalam tubuh. Penelitian tersebut melibatkan 786 orang dari sebuah kelompok dengan orang-orang kembar. 

Dengan memeriksa tinja dari partisipan, para peneliti berhasil mengidentifikasikan biomarker dalam tinja yang berhubungan dengan peningkatan lemak viseral di sekitar pinggang.

Mereka menyimpulkan, genetik tak banyak perperan dalam penambahan berat badan, namun lingkungan juga berpengaruh. Hanya 17,9 persen proses pencernaan di usus yang berkaitan dengan faktor keturunan. 


(Genetik banyak memberi pengaruh pada tubuh, sepeti warna kulit, warna bola mata, hingga jenis rambut. Foto: Caju Gomes/Unsplash.com)

(Baca juga: Tips Menaikkan Berat Badan dengan Cepat dan Sehat)

Sementara, sebanyak 67,7 persen proses tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti pola makan. 

"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kita dapat mengubah lingkungan dalam usus dan melawan obesitas dengan sudut pandang baru yang berhubungan dengan faktor-faktor yang dapat diubah seperti pola makan dan mikroba di usus," ujar pemimpin studi Dr Jonas Zierer. 

Artinya, berat badan lebih berperan besar dalam menentukan berat badan itu sendiri dibandingkan faktor genetik.





(TIN)