Germas Dinilai bisa Mengintervensi Stunting

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 17 Sep 2017 16:53 WIB
kesehatan anak
Germas Dinilai bisa Mengintervensi Stunting
Konpers mengenai Stunting dihadiri oleh (dari ki-ka) Perwakilan UNICEF spesialis nutrisi Ninik Sukotjo, dr. Utami Roesli, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono, Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes Doddy Izwardy, dr. dr. Tan Sho

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerakan masyarakat (Germas) dinilai dapat mengintervensi penyebab timbulnya penyakit stunting. Gerakan itu bisa mengubah perilaku orang tua dalam memberikan asupan gizi kepada anak. 

"Germas harus dibangun dan perilaku harus dibentuk (untuk mengintervensi stunting)," kata Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Anung Sugihartono dalam sebuah diskusi di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu 17 September 2017.

Anung menyebut, masyarakat tidak bisa berpangku tangan kepada pemerintah untuk mencegah stunting. Masyarakat tetap harus berperan aktif dalam mencegah penyakit tersebut. Terlebih, pemerintah tak bisa mengintervensi hal-hal privat setiap masyarakat.

Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pun menyebut masyarakat berkewajiban menjaga kesehatan. Sedangkan, pemerintah bertanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat.

"Jadi kalau anda sakit, saya sakit, tidak bisa salahin pemerintah," ujar dia.

(Baca juga: Stunting Disebabkan Kekurangan Gizi)
 


(REN)