Studi: Kesehatan Mental Anda Pun Terganggu Saat Hewan Peliharaan Sakit

Raka Lestari    •    Selasa, 26 Sep 2017 11:10 WIB
psikologistudi kesehatan
Studi: Kesehatan Mental Anda Pun Terganggu Saat Hewan Peliharaan Sakit
Sebuah studi baru-baru ini yang dipublikasian di Journal Veterinary Record menemukan bahwa pemilik hewan juga mengalami peningkatan stres, kecemasan dan depresi saat hewan peliharannya tidak sehat. (Foto: Svetikd/Gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kehilangan hewan peliharaan bisa sama menyakitkannya seperti halnya dengan anggota keluarga lainnya.

Sebuah studi baru-baru ini yang dipublikasian di Journal Veterinary Record menemukan bahwa pemilik hewan juga mengalami peningkatan stres, kecemasan dan depresi saat hewan peliharannya tidak sehat.

Penelitian yang dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada 119 orang yang memiliki hewan peliharaan yang sakit dan 119 lainnya yang hewan peliharaannya sehat.



Survei tersebut bertujuan untuk mengukur keadaan psikologi pemilik hewan peliharaan yang menampilkan pertanyaan yang menentukan tingkat deperesi, kecemasan dan tingkat stres mereka secara umum.

(Baca juga: Apakah Berbicara dengan Hewan Peliharaan Pertanda Anda Cerdas?)

Dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang memiliki hewan peliharaan sakit memiliki nilai yang lebih tinggi untuk masalah kesehatan mental mereka, daripada mereka yang hewan peliharaannya dalam keadaan sehat.



Kualitas hidup pemilik hewan juga terkena dampaknya. Mereka yang hewannya sakit dilaporkan merasa kurang puas di tempat kerja dan dalam hubungan mereka, dan juga mengatakan bahwa suasana hati dan kesehatan mereka lebih buruk.

Fenomena inilah yang oleh para peneliti disebut "beban pengasuh". Mereka yang harus merawat-apakah itu manusia atau hewan-yang sakit merasa memiliki tekanan psikologis yang lebih berat sehingga entah itu manusia atau hewan peliharaan mereka yang sakit, akan berdampak juga pada kesehatan mental orang terdekatnya.









(TIN)