Durasi Tidur Lebih Banyak Turunkan Risiko Diabetes pada Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 18 Aug 2017 12:23 WIB
perkembangan anak
Durasi Tidur Lebih Banyak Turunkan Risiko Diabetes pada Anak
Para peneliti menemukan bahwa anak yang lebih banyak tidur memiliki berat badan dan massa lemak lebih rendah. (Foto: Annie Spratt/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menyebutkan bahwa anak yang memiliki durasi tidur lebih banyak cenderung berisiko lebih kecil terkena diabetes tipe 2. 

Studi yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal dari Amerika Serikat tersebut menanalisa ukuran tubuh, sampel darah, dan memberikan kuesioner pada 4.525 anak dari berbagai etnis berusia 9-10 tahun di Inggris. 



Mereka menemukan bahwa anak yang lebih banyak tidur memiliki berat badan dan massa lemak lebih rendah. Durasi tidur ternyata juga berpengaruh pada insulin, resistensi insulin dan glukosa darah. 

(Baca juga: Waktu Tidur Terbaik untuk Anak)

"Penemuan ini menunjukkan bahwa peningkatan durasi tidur memberikan pendekatan sederhana untuk mengurangi tingkat lemak tubuh dan risiko diabetes tipe 2 di usia dini," ujar pemimpin studi professor Christopher Owen dari St George’s, University of London.



Selain itu, para peneliti juga tak menemukan adanya hubungan antara durasi tidur dengan faktor risiko kardiovaskular, seperti lipid darah dan tekanan darah. 

Namun, durasi tidur berkaitan dengan meningkatnya risiko obesitas dan masalah metabolik yang dapat mempercepat timbulnya gangguan kardiovaskular bila terus dipertahankan. 










(TIN)