Perubahan Cuaca dan Stres Dapat Memicu Migrain

Torie Natalova    •    Jumat, 19 May 2017 09:00 WIB
migrain
Perubahan Cuaca dan Stres Dapat Memicu Migrain
Tak hanya stres, Kejadian sehari-hari setelah mengalami situasi menegangkan juga dapat memicu migrain. (Foto: CafeMom)

Metrotvnews.com, Jakarta: Migrain atau sakit kepala sebelah disebabkan ketika pembuluh darah, otot dan saraf di kepala terlalu aktif. Migrain juga dapat terjadi bila aktivitas kimia di otak berubah sehingga Anda merasakan sensasi rasa nyeri yang tidak nyaman di kepala.

Saat merasakan nyeri kepala sebelah, seluruh aktivitas akan terganggu. Anda perlu mengetahui beberapa pemicu migrain seperti berikut ini.

(Baca juga: Penyebab Perempuan Rentan Terkena Migrain)



1. Stres
Stres sudah menjadi pemicu migrain yang paling umum. Tetapi, tak hanya stres, Kejadian sehari-hari setelah mengalami situasi menegangkan juga dapat memicu migrain. Hormon yang mengalir melalui tubuh Anda karena perubahan tingkat stres yang dialami mungkin menjadi salah satu alasan terjadinya migrain.

2. Jadwal tidur berantakan
Otak yang rentan dengan migrain memerlukan jadwal tidur yang teratur. Artinya, setiap perubahan pada waktu tidur atau bangun dapat menyebabkan migrain.

Selain itu, melewati waktu makan dan jetlag juga dapat memicu migrain. Perlu diketahui bahwa tidur terlalu singkat dan terlalu lama dapat meningkatkan terjadinya migrain.

3. Pola cuaca
Ada bukti yang mengatakan perubahan cuaca dapat memicu migrain, tapi ada pula yang mengatakan hal itu tidak memiliki hubungan. Namun, banyak orang yang melaporkan cuaca sebagai pemicu migrain. Perubahan suhu dan kelembapan yang drastis dapat membuat beberapa orang mengalami migrain.

4. Obat-obatan tertentu
Meminum terlalu banyak obat atau penghilang rasa sakit tanpa resep dokter dapat menyebabkan sakit kepala, dan penderita migrain sangat rentan terhadap penggunaan obat berlebihan.

Migrain terjadi pada orang yang otaknya sangat bersemangat dan sensitif terhadap apa yang terjadi di tubuhnya sendiri. Dan obat-obatan ini dapat membuat otak lebih bersemangat dan sensitif.

5. Pemanis buatan
Pemanis buatan dapat menyebabkan migrain bersama makanan dan minuman pemicu lainnya seperti alkohol, MSG dan daging asap.

Meski belum ditemukan kaitan yang lebih rinci terhadap hal ini, beberapa orang tidak menyadari terjadinya migrain. Bisa jadi, makanan dan minuman tersebut bukan memicu tapi sebuah tanda bahwa sakit kepala akan segera terjadi.






(TIN)