Ini Beda Flu Perut dan Keracunan Makanan

Torie Natalova    •    Rabu, 07 Jun 2017 12:20 WIB
kesehatan pencernaan
Ini Beda Flu Perut dan Keracunan Makanan
sebaiknya disajikan dalam kondisi panas saat disentuh. Hindari menyentuh atau makan bagian ayam yang masih berwarna merah karena itu pertanda ayam belum sepenuhnya matang. (Foto: Rodalewellness.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bakteri salmonella seringkali didengar belakangan ini mengontaminasi makanan. Bakteri Salmonella dan E. coli adalah penyebab keracunan nomor satu di Amerika. Norovirus adalah salah satu penyebab paling umum penyakit bawaan makanan dan bertanggung jawab hampir 50 persen kasus keracunan makanan.

Infeksi akibat virus norovirus, membuat banyak orang salah menduga keracunan makanan dan penyakit flu perut seperti mual, diare, muntah dan kram perut. Beberapa orang juga mengeluhkan demam dan menggigil. 

Karena gejala norovirus sangat mirip dengan flu perut, Anda harus mengetahui bagaimana kemungkinan infeksi norovirus menyerang tubuh jika Anda dapat mengingat makanan apa atau di mana Anda mengonsumsinya. 

Gejala norovirus biasanya terjadi 24 hingga 48 jam setelah terpapar, namun terkadang dimulai sejak 12 jam setelahnya. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengidentifikasi keracunan makanan norovirus dan bagaimana melindungi diri Anda.

(Baca juga: Daftar Orang yang Paling Rentan Terserang Flu)



1. Perhatikan waktunya
Menurut dokter Jason Dees, tidak seperti norovirus, virus biasa dan H1N1 atau flu babi umumnya menyebabkan batuk, pilek dan sakit tenggorokan. Selain itu, sebagian besar kasus norovirus sembuh sendiri dalam satu atau dua hari. 

Anda harus segera menemui dokter jika berlangsung lebih lama dari itu dan jangan menunda ke rumah sakit jika gejalanya semakin parah.



2. Sentuh ayamnya
Kebanyakan kasus keracunan makanan baik dari norovirus atau infeksi bakteri lain, berasal dari makanan berbasis mayones dan unggas yang kurang matang. Sebaiknya, hindari makan yang tidak biasa Anda konsumsi. 

Sedangkan untuk ayam, sebaiknya disajikan dalam kondisi panas saat disentuh. Hindari menyentuh atau makan bagian ayam yang masih berwarna merah karena itu pertanda ayam belum sepenuhnya matang.



3. Rendam selada Anda

Norovirus telah menjadi sumber 60 persen penyakit bawaan makanan yang terkait dengan sayuran berdaun hijau yang terkontaminasi. Bunuh kuman dengan merendam bayam dan sayuran hijau lainnya dalam larutan 1 bagian cuka dan 9 bagian air.








(TIN)