Ini 7 Tanda Stres yang Harus Anda Sadari

Torie Natalova    •    Jumat, 03 Nov 2017 15:37 WIB
stres
Ini 7 Tanda Stres yang Harus Anda Sadari
Stres untuk jangka waktu singkat bukanlah masalah. Namun, yang menjadi masalah adalah jika stres dibiarkan terlalu lama. (Foto: Instagram/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Merasa kelelahan, menangis atau makan berlebihan, bisa jadi pertanda Anda stres. Tekanan ini dapat berakar dari masalah pekerjaan, sosial, keuangan, kesehatan atau gaya hidup.

Stres untuk jangka waktu singkat bukanlah masalah. Namun, yang menjadi masalah adalah jika stres dibiarkan terlalu lama, maka itu dapat mempengaruhi hidup dan kesejahteraan secara signifikan.

Sayangnya, terkadang banyak orang yang tidak menyadari diri mereka mengalami stres. Mampu mengenali gejala stres dapat meminimalisir akibat terburuk dari stres tersebut. Berikut beberapa gejala stres yang mungkin sering Anda alami.



1. Merasa lelah
Stres memiliki efek fisiologis pada tubuh dengan melepaskan hormon ke dalam aliran darah yang mempercepat detak jantung dan pernapasan Anda. Tegangan yang konstan dapat membuat Anda kelelahan sepanjang waktu. Stres juga dapat mencegah Anda tertidur pulas. 

2. Mengerat gigi
Ketika tak sadar mengerat gigi saat tidur, ini adalah gejala stres yang terkait erat dengan kurang tidur karena alam bawah sadar Anda telah meningkatkan aktivitas di mulut Anda. Mengerat gigi atau bruxism juga dapat menyebabkan masalah gigi dan rahang yang menyakitkan.

3. Sakit kepala
Sakit kepala karena tegang disebabkan oleh stres. Biasanya rasa sakit terjadi di kepala seperti tekanan di kedua sisi kepala dan bisa juga disertai tegang pada leher dan bahu.

(Baca juga: Fakta di Balik Stres yang Perlu Diketahui)

4. Menangis
Bagi beberapa orang, respons emosional bisa menyebabkan air mata atau suasana hati yang sedih. Tapi, menangis bukan hanya efek stres tapi juga berfungsi untuk mendukung Anda melalui stres. Saat menangis, Anda melepaskan gormon stres berlebih seperti kortisol di air mata sehingga terkadang Anda merasa lebih baik setelah menangis.

4. Kehilangan libido
Keseimbangan hormon dan jalur neurologis perlu tetap stabil untuk menjaga libido berfungsi baik. Bila stres, Anda akan melepaskan hormon stres yang mengganggu keseimbangan ini dan menyebabkan hilangnya libido.



5. Makan terlalu banyak, tidak nafsu makan atau tidak sehat
Ini biasa terjadi pada orang-orang yang stres karena memiliki pola makan yang buruk atau makan berlebihan. Salah satu faktornya adalah stres dan orang yang kekurangan waktu akan memilih makanan cepat saji untuk disantap. 

Orang yang mengalami stres jangka pendek mungkin kehilangan nafsu makannya karena bagian otak yang disebut hipotalamus menghasilkan hormon yang menekan nafsu makan. Tapi, orang yang stres kronis justru melepaskan krotisol yang meningkatkan nafsu makan Anda terutama makanan manis dan bertepung.

6. Mudah sakit
Stres memiliki beberapa efek yang sangat nyata terhadap keseluruhan kesehatan dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Ketika stres, kita akan melepaskan kortisol ke dalam aliran darah dan saat itu, hormon penunjang kekebalan tidak dapat dilepaskan bersamaan sehingga sistem kekebalan tubuh akan terganggu.

7. Mudah panik
Bahan kimia yang dilepaskan ke aliran darah Anda saat mengalami stres meningkatkan detak jantung Anda serta pernapasan Anda. Ini bisa sangat menyulitkan dan jika parah bisa menimbulkan rasa panik atau serangan panik. Anda mungkin akan merasa sesak napas atau mulai panik saat Anda bernapas.











(TIN)