Syal Bantu Cegah Kambuhnya Asma saat Cuaca Dingin

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 06 Dec 2017 15:22 WIB
kamus kesehatan
Syal Bantu Cegah Kambuhnya Asma saat Cuaca Dingin
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Udara dingin menjadi salah satu faktor pemicu kambuhnya asma. Untuk membantu mengatasi efek buruknya, para penderita bisa mengakalinya dengan menggunakan syal.

Dilansir BBC, syal atau selendang bisa menghangatkan udara sebelum dihirup.

Namun, perlu diingat bahwa cara ini hanya sekadar untuk meredakan, bukan sebagai pengganti obat. Jadi anda tetap harus selalu membawa obat-obatan.

Menurut Badan Amal Asma Inggris, tiga dari empat penderita asma selalu mengalami sesak napas ketika berada di lingkungan yang udaranya dingin. Empat juta penderita asma di Inggris mengaku bahwa bernapas di udara musim dingin membuat gejala asma memburuk.

Ethan Jennings,  bocah empat tahun dari Lancashire memiliki gejala asma parah sejak masih bayi. Dalam satu tahun, dia dilarikan hampir 17 kali ke rumah sakit  untuk menjalani perawatan.

Ayahnya, Trevor, mengatakan musim dingin merupakan saat yang buruk baginya.

"Saat kedinginan, dia lebih rentan terkena flu dan imemperlihatkan gejala asma. Musim dingin menjadi sangat mengerikan, kami pernah hampir kehilangan dia", kata Trevor.

Sementara itu, Dr Andy Whittamore, pemimpin klinik Asthma di Inggris mengatakan, keluar dari rumah saat musim dingin bisa mengancam jiwa penderita asma. Namun, dia menyarankan agar penderita asma menggunakan selendang atau syal saat berada di luar.

"Cuaca dingin tidak bisa dihindari selama musim dingin, tapi jika orang menderita asma, sebaiknya menggunakan syal di sekitar hidung dan mulut sehingga bisa menghangatkan udara sebelum penderita menghirupnya, yang pada akhirnya mengurangi risiko serangan asma."




(DEV)