Sarapan Terbaik untuk Meratakan Perut Menurut Ahli

Raka Lestari    •    Senin, 27 Nov 2017 12:01 WIB
Sarapan Terbaik untuk Meratakan Perut Menurut Ahli
Protein dan lemak sehat pada telur membuat Anda merasa kenyang yang membuat Anda tidak ingin mengemil. (Foto: Vee O/Unsplash.com)

Jakarta: Untuk mendapatkan perut rata dan sehat, salah satu hal yang terpenting adalah apa makanan yang Anda konsumsi dan salah satunya bisa dimulai dari apa yang Anda makan saat sarapan.

"Mengonsumsi sarapan yang sarat dengan protein, lemak sehat, dan karbohidrat berkualitas dapat membuat Anda tetap kenyang dan berenergi," ujar Andrea Wise, pelatih gym dan nutrisi dari Chicago kepada SheFinds. 

"Hal tersebut bisa meminimalkan kemungkinan Anda untuk mengidam suatu makanan atau merasa kelaparan sepanjang hari." Memulai pagi Anda dengan mengonsumsi protein, lemak, dan karbohidrat dalam jumlah banyak juga membuat tubuh Anda membakar lemak sepanjang hari.

"Saat Anda bangun tidur, Wise juga menyarankan agar minum secangkir teh hijau. Tidak hanya antioksidan dan katekin yang ditemukan dalam teh hijau dapat meningkatkan metabolisme Anda, tetapi juga dapat membantu tubuh Anda menghancurkan lemak," kata Wise. 


(Mengonsumsi sarapan yang sarat dengan protein, lemak sehat, dan karbohidrat berkualitas dapat membuat Anda tetap kenyang dan berenergi. Foto: Cassie Boca/Unsplash.com)

(Baca juga: Mantan Koki Kerajaan Ungkap Menu Sarapan Kesukaan Ratu Inggris)

Sebuah studi dari American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa teh hijau dapat memercepat proses penghilangan lemak di perut Anda terutama jika dilakukan dengan olahraga teratur dan diet yang sehat.

Sepiring telur juga merupakan pilihan sarapan yang optimal. Telur terutama pada bagian kuning telur mengandung vitamin D dan B12 yang dapat membantu tubuh Anda membakar lemak.

Ditambah lagi, protein dan lemak sehat pada telur membuat Anda merasa kenyang yang membuat Anda tidak ingin mengemil. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan telur di pagi hari mengalami penurunan berat badan dan lemak perut secara siginifikan dibandingkan mereka yang memilih makanan karbohidrat tinggi seperti bagel atau sereal.








(TIN)