Mencoba Tester Lipstik, Bisa Tertular Herpes?

Anindya Legia Putri    •    Kamis, 02 Nov 2017 13:49 WIB
kesehatan kulit
Mencoba Tester Lipstik, Bisa Tertular Herpes?
Dilansir dari Huffingtonpost.com, seorang wanita di California menuntut sebuah toko kecantikan, karena tertular herpes dari sampel lipstik yang disediakan toko tersebut. (Foto: Bekir Donmez/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi kebanyakan wanita, toko kosmetik menjadi ‘arena bermain’ yang sangat mengasyikkan. Pasalnya setiap brand kosmetik pasti menyediakan produk tester atau sampel yang dapat digunakan para konsumen memastikan apakah warna lipstik sesuai dengan warna kulit kita.

Namun yakinkah Anda bahwa mencoba produk tester merupakan hal yang aman bagi kesehatan kulit? Atau bahkan dapat menyebarkan kuman atau virus tertentu? Dilansir dari Huffingtonpost.com, seorang wanita di California menuntut sebuah toko kecantikan, karena tertular herpes dari sampel lipstik yang disediakan toko tersebut.

Menurut Dokter Janellen Smith, seorang profesor dermatologi di UC Irvine School of Medicine, menjelaskan bahwa terdapat dua bentuk virus herpes simpleks (sejenis penyakit yang menjangkiti mulut, kulit, dan alat kelamin), yakni HSV1 dan HSV2.



(Baca juga: 3 Penyakit Seks Ini Menular Namun Tak Memiliki Gejala)

Pada umumnya, HSV-1 menyebabkan luka disekitar mulut dan bibir. Pada kasus tertentu, HSV-1 juga dapat menyebabkan herpes genital, namun sebagian besar kasus herpes genital disebabkan oleh jenis HSV-2. Pada HSV-2 orang yang terinfeksi sebagian besar memiliki luka lesi di sekitar alat kelamin atau dubur. Namun tidak menutup kemungkinan luka dapat terjadi di tempat lain, tetapi biasanya luka sering ditemukan di bawah pinggang.

Dokter Angela Lamb, direktur Westside Mount Sinai Dermatology Faculty Practice, direktur dermatologi di Institute of Family Health dan seorang profesor dermatologi asisten di Icahn School of Medicine di Gunung Sinai, mengatakan bahwa Anda benar-benar bisa terkena HSV-1 dari penggunaan lipstik berbagi dengan orang lain. "Intinya adalah, jangan berbagi apapun dengan orang yang Anda tak yakin akan kehigienisannya,” papar Angela.









(TIN)