Akupunktur Bantu Hilangkan Gejala Hot Flashes Saat Menopause

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 04 Oct 2016 15:52 WIB
studi kesehatan
Akupunktur Bantu Hilangkan Gejala Hot Flashes Saat Menopause
Akupunktur juga kemungkinan memiliki efek pada bagian otak hipotalamus yang membantu mengontrol respon tubuh terhadap perubahan suhu. (Foto: Health)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi baru menyatakan bahwa akupunktur dapat membuat wanita yang mengalami hot flashes (sensasi panas pada tubuh bagian atas yang dialami sebagian besar perempuan) pada masa menjelang menopause, merasa lebih baik. Sayangnya, hasil penelitian dari Wake Forest University tersebut tak berlaku bagi semua wanita.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Menopause tersebut meneliti 209 wanita, berusia 45-60 tahun yang sedang dalam masa menopause dimana mereka mengalami hal tersebut setidaknya empat kali dalam sehari.

Gejala dari hot flashes adalah kepanasan hingga berkeringat disertai dengan detak jantung yang cepat selama 2-30 menit. Kulit bisa terasa panas dan memerah saat hal tersebut terjadi. 

Metode perawatan
Partisipan dibagi dalam dua kelompok, 20 persen menerima perawatan biasa dari dokter selama enam bulan, dan 80 persen menerima hal yang sama ditambah dengan 20 pengobatan akupunktur.

Setelah delapan minggu, yang artinya sudah ada 8 sesi akupunktur, sebanyak 47 persen dari kelompok kedua melaporkan mereka mengalami penurunan dalam hot flashes dan 12 persen gejala mayor lainnya.

Meskipun demikian, tak semua merasakan hal yang sama. Sebanyak 37 persen lainnya hanya menunjukkan sedikit penurunan frekuensi hot flashes (9,6 persen) dan empat persen lainnya justru mengalaminya dua kali lipat. 

Sementara, kelompok pertama tidak mengalami banyak perubahan di mana 80 persen dari mereka hanya merasakan penurunan kecil (10 persen) dari gejala tersebut. Wanita pada kelompok pertama kebanyakan mengalami perubahan pada minggu ke tiga atau empat.

"Wanita dengan cepat menyadari bahwa akupunktur tersebut bekerja," ujar Nancy Avis, PhD, profesor dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat di Wake Forest School of Medicine, dalam sebuah rilis. 

(Baca juga: Akupunktur Dapat Hilangkan Efek Mulut Kering Setelah Terapi Kanker)

Hasil akupuntur
Para ahli tak yakin mengapa akupunktur bisa membantu hot flashes, namun mereka berspekulasi teknik tersebut melebarkan pembuluh darah dan merangsang endorfin sebagai penghilang nyeri, atau akupunktur memicu produksi dari hormon pengatur stres dan suasana hati. 

Akupunktur juga kemungkinan memiliki efek pada bagian otak hipotalamus yang membantu mengontrol respon tubuh terhadap perubahan suhu.

Ada juga kemungkinan tentang efek plasebo dimana perasaan para pasien mengetahui mereka akan mendapatkan pengobatan dapat mengurangi gejala. 

"Namun kami tak menemukan bahwa wanita yang banyak berharap akupunktur dapat membantu mengurangi hot flashes mengalami perubahan yang lebih baik," tambahnya. 

Mereka mencoba mengidentifikasi mengapa tidak semua mengalami efek yang sama dalam hal akupunktur, namun tak ada hasil yang jelas. Ada beberapa indikasi yang beranggapan bahwa akupunktur akan memberi hasil terbaik pada mereka yang mengalami tingkat depresi, kecemasan, dan stres yang rendah. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui efek samping dari pengobatan ini.






(TIN)