Benarkah Merokok Dapat Turunkan Nafsu Makan?

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 08 Sep 2016 15:05 WIB
studi kesehatan
Benarkah Merokok Dapat Turunkan Nafsu Makan?
(Foto: Makeupandbeauty) Tingkat hormon pembuat lapar, pada para perokok bisa mengganggu level nafsu makan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Merokok ternyata memberikan efek signifikan terhadap asupan makanan ke dalam tubuh. Sebuah studi menemukan bahwa, para perokok makan lebih sedikit, yaitu sekitar 152 kalori dibandingkan mereka yang tidak merokok. Pengurangan asupan ini bisa dihubungkan dengan adanya efek dari merokok. Tingkat hormon pembuat lapar atau hormon ghrelin jadi terganggu.

"Studi ini menemukan, bahwa merokok memiliki efek yang serius terhadap asupan energi yang bisa merubah peralihan level hormon ghrelin," ujar pemimpin penelitian, Konstantina Zachari dari Harokopio University di Athena, Yunani. 

Pada orang dewasa, terutama perempuan, mulai merokok karena percaya bahwa dengan merokok secara teratur bisa menjadi salah satu cara pengelolaan berat badan dari remaja hingga dewasa. Studi tersebut mengatakan, penambahan berat badan setelah berhenti merokok (terjadi sekitar 10 kg dalam 5 tahun) adalah faktor penting yang dapat membuat seseorang ragu untuk berhenti merokok. Dan ini adalah alasan umum untuk kembali lagi merokok.

(Baca juga: 13 Cara Lepas dari Jeratan Rokok)

Para peneliti menemukan bahwa peningkatan nafsu makan setelah berhenti merokok disebabkan oleh Ritme Metabolik Dasar. Studi ini menguji efek akut dari merokok dan ketiadaannya dalam mengambil asupan makanan, perasaan subyektif, dan hormon yang berhubungan dengan nafsu makan.

Tim tersebut melibatkan 14 pria sehat yang berpatisipasi untuk dua percobaan setelah tidak merokok dan makan semalaman. Percobaan pertama memperbolehkan partisipan merokok dengan dua jenis rokok dan percobaan kedua membiarkan partisipan memegang rokok tanpa menyalakannya.





(TIN)