Orang Indonesia Malas Cek Diabetes Rutin

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 08 Nov 2016 21:25 WIB
diabetes
Orang Indonesia Malas Cek Diabetes Rutin
Orang Indonesia Malas Cek Diabetes Rutin (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak sedikit orang yang menyadari bahwa dirinya terkena diabetes ketika penyakit komplikasinya sudah bermunculan. Ternyata, salah satu  penyebabnya adalah malas melakukan pengecekan rutin.

"Di Indonesia, mayoritas pengidap diabetes tidak melakukan pengecekan secara rutin. Padahal, perkembangan kadar gula darah seseorang dapat berubah dalam kurun waktu tertentu, sehingga diperlukan pengecekan gula darah secara teratur," ujar dr. Suharko Soebardi, SpPD-KEMD, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam konfrensi pers Jakarta Diabetes Meeting (JDM) 2016, Selasa (8/11/2016).

Ia menjelaskan, pengecekan secara teratur tersebut tidak saja untuk mengetahui kadar gula darah, tetapi juga dapat membantu program terapi pengelolaan dan pengobatan diabetes. Dengan demikian, diharapkan kadar gula darah dapat dikendalikan dan komplikasi diabetes dapat dihindari.

Selain itu, pengecekan gula darah harus mengikuti aturan sesuai jadwal yang disarankan mengacu kepada Panduan PGDM, agar pasien diabetes dapat mencapai target glikemik dengan aman.

Pemeriksaan gula darah rutin juga membuat pengidap diabetes dapat melihat bagaimana makanan yang dikonsumsi dan aktivitas sehari-hari mempengaruhi kadar gula darah sehingga membantu upaya perubahan gaya hidup.

Selain itu, dapat terlihat juga apakah terapi pengobatan diabetes sudah efektif atau belum, sehingga dokter dapat memberikan rekomendasi medis lebih lanjut dalam penyesuaian dosis insulin atau Oral Anti Diabetic (OAD) yang diberikan bersama steroid.

Kini, pengecekan kadar gula darah tidak hanya dilakukan oleh laboratorium, tapi dapat dilakukan secara mandiri dengan menggunakan alat ukur kadar gula darah yang dijual bebas di pasaran.

"Menggunakan alat tes gula darah yang sudah terbukti dan teruji keakuratannya, serta melakukan monitoring secara teratur adalah tindakan yang paling tepat dalam mengelola diabetes, sehingga kadar gula darah terkendali dan risiko komplikasi dapat diminimalisir,” tambah  Ni Luh Putu Yulina Enstini, Product Manager PT. Roche Indonesia, pada kesempatan yang sama.


(ELG)