Ini Masalah Kehamilan yang Diderita Kate Middleton

Torie Natalova    •    Senin, 30 Apr 2018 15:05 WIB
kate middletonkehamilan
Ini Masalah Kehamilan yang Diderita Kate Middleton
Sama seperti kasus Kate, kehamilan dengan HG dapat berulang di kehamilan berikutnya. Kondisi ini juga dikenal dapat terjadi dari riwayat keluarga. (Foto: Courtesy of Rex/Shutterstock)

Jakarta: Kate Middleton baru saja melahirkan anak ketiganya yang diberi nama Prince Louis of Cambridge. Namun, sama seperti kehamilan sebelumnya, yang satu ini tidaklah mudah.

Kate mengalami penderitaan selama kehamilan ketiga karena mengalami Hiperemesis gravidarum (HG). Ini membuat Duchess of cambridge mengalami muntah parah dan mual yang konstan.

Muntah-muntah selama kehamilan seringkali menyebabkan dehidrasi dan membuat ibu hamil susah untuk makan. Penglihatan, penciuman bahkan pikiran tentang makanan dapat menyebabkan reaksi yang sangat parah sehingga wanita hamil dengan kondisi ini bisa kehilangan 5 persen atau lebih dari berat badan mereka sebelum kehamilan.

Sementara dokter belum bisa menyimpulkan penyebab pasti dari HG, banyak ilmuwan percaya bahwa peningkatan kadar hormon selama trimester pertama dapat memicu mual yang ekstrem. 


(Kate Middleton mengalami penderitaan selama kehamilan ketiga karena mengalami Hiperemesis gravidarum (HG). Ini membuat Duchess of cambridge mengalami muntah parah dan mual yang konstan. Foto: Dok. Instagram/Timesnownews.com)

(Baca juga: Kate Middleton Atasi Mual Kehamilan dengan Biskuit)

Sebagian besar wanita dengan penyakit ini melihat gejala terburuk mereda setelah minggu ke-13 kehamilan. Tetapi, sekitar 20 persen akan menderita kondisi ini sampai melahirkan.

Selain istirahat di tempat tidur dan makan makanan yang hambar, pilihan pengobatan kondisi ini termasuk pengobtan homeopati seperti jahe atau akupresur. Tetapi, kasus yang paling parah memerlukan rawat inap, cairan infus dan tabung makanan.

Saat hamil putra pertamanya, Kate menghabiskan tiga hari di rumah sakit. Sedangkan, saat kehamilan anak kedua kondisinya lebih baik dan tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Sama seperti kasus Kate, kehamilan dengan HG dapat berulang di kehamilan berikutnya. Kondisi ini juga dikenal dapat terjadi dari riwayat keluarga.






(TIN)