Bir Baik untuk Kesehatan Asalkan Dikonsumsi dalam Jumlah Wajar

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 06 Aug 2018 16:48 WIB
studi kesehatan
Bir Baik untuk Kesehatan Asalkan Dikonsumsi dalam Jumlah Wajar
(Foto: Daily Mail)

Jakarta: Bir memiliki efek positif terhadap kesehatan apabila dikonsumsi secara wajar. Penelitian yang dipublikasikan American Journal of the Medical Sciences menunjukkan bahwa, segelas bir dapat menurunkan risiko serangan jantung dan meningkatkan kesehatan otak. 

Dilansir dari Daily Mail, bir mengandung antioksidan, protein, dan vitamin B lebih tinggi dibandingkan anggur sehingga baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular. 

"Kandungan antioksidan bir setara dengan anggur, tetapi antioksidan spesifik berbeda karena barley dan hop yang digunakan dalam produksi bir mengandung flavonoid yang berbeda dari ang digunakan dalam anggur," demikian kutipan studi tersebut. 

Ahli gizi Sisi Yip mengatakan bir mengandung sejumlah kecil mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, fluorida, dan silikon.

"Bir juga mencakup berbagai polifenol seperti flavonoid dan asam fenolik yang berkontribusi langsung terhadap kesempurnaan rasa," kata Yip.

Yip menjelaskan, polifenol adalah senyawa alami yang ditemukan pada tumbuhan, termasuk flavonoid dan asam fenolik. Senyawa ini bermanfaat bagi tubuh manusia dan membantu melawan penyakit.

"Ketika dicerna, mereka dapat membantu mengurangi kemungkinan mengembangkan diabetes, dan penyakit jantung, sementara juga melindungi fungsi kognitif," ungkap dia.

Minum bir juga dapat meningkatkan kadar lipoprotein densitas tinggi atau biasa disebut kolesterol baik. Hal itu membantu mengencerkan darah dan menghilangkan plak di arteri.

Meski memiliki baik bagi kesehatan, manfaat ini hanya bisa diperoleh jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Kepala Petugas Medis di Inggris menyarankan untuk tidak minum lebih dari 14 botol dalam seminggu secara teratur. 

Lihat video:




(DEV)