Belum Punya Keturunan, Mungkinkah Karena Endometriosis?

Yatin Suleha    •    Selasa, 29 May 2018 08:00 WIB
kesehatankehamilan
Belum Punya Keturunan, Mungkinkah Karena Endometriosis?
Menurut dr. Frizar endometriosis adalah adanya jaringan Endometrium (selaput lendir rahim) di luar rahim. (Foto: Alex Iby/Unsplash.com)

Jakarta: Belum hadirnya momongan di dalam perkawinan mungkin bisa jadi karena terjadinya sesuatu yang belum Anda ketahui, salah satunya bisa karena adanya endometriosis.

"Rasa sakit ketika haid dan berhubungan intim itu bisa saja merupakan salah satu dari beberapa tanda ibu terkena Endometriosis," ucap dr. Frizar Irmansyah, Sp.OG (K) dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.

Menurut dr. Frizar endometriosis adalah adanya jaringan Endometrium (selaput lendir rahim) di luar rahim. Jaringan yang semestinya terletak di dalam (endo) rahim (metrium) namun tumbuh di tempat lain seperti pada lapisan otot rahim, saluran telur, ovarium, usus, kulit dan tempat lainnya. 

Lebih lanjut dr. Frizar mengatakan bahwa jaringan tersebut tetap berfungsi dan berkembang sesuai fluktuasi hormonal dari siklus haid. Hal inilah yang menyebabkan rasa nyeri saat haid atau saat berhubungan intim. 


(Belum hadirnya momongan di dalam perkawinan mungkin bisa jadi karena terjadinya sesuatu yang belum Anda ketahui, salah satunya bisa karena adanya endometriosis. Foto: Anita Peeples/Unsplash.com)

(Baca juga: 3 Hal Tentang Endometriosis dan Kesuburan yang Harus Diketahui)

"Jaringan ini dapat menyebabkan perlekatan antar organ bila letaknya berada di saluran telur atau rahim dapat menghambat proses pembuahan dan menyebabkan kemandulan (infertilitas) pada wanita tersebut. Tapi, jangan khawatir Endometriosis bisa disembuhkan walau kadang timbul lagi (kambuh)." ucap dr. Frizar.

Untuk itu, saran dr. Frizar pengobatan harus dilakukan dengan cara menyeluruh. Yaitu dengan cara diberikan obat, dibakar (kauter) melalui laparoskopi untuk merusak jaringan Endometriosis. Jika Endometriosis telah diobati maka kesuburan akan meningkat dan kemungkinan mempunyai keturunan menjadi besar.





(TIN)