Apa yang Membuat Orang Takut Naik Pesawat?

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 19 Jun 2018 18:40 WIB
survei
Apa yang Membuat Orang Takut Naik Pesawat?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tak sedikit orang yang merasa panik atau cemas saat melakukan perjalanan dengan pesawat. Secara psikologis, ada beberapa hal yang dapat memicu perasaan tak nyaman tersebut. 

Salah satu pemicunya adalah fobia seperti akrofobia (takut ketinggian) atau klaustrofobia (takut ruang sempit), yang bersifat individual, saat melakukan perjalanan. Di satu sisi, ketika sampai di bandara, fobia lain seperti okholofobia (takut keramaian) juga dapat membuat seseorang enggan bepergian lewat jalur udara. 

Risiko kecelakaan juga bisa menjadi salah satu alasan utama, meskipun tingkat kejadian cenderung lebih kecil. 

Sementara National Institutes of Mental Health mengatakan hanya sekitar 6,5 persen orang memiliki fobia spesifik terkait dengan perjalanan pesawat (juga dikenal sebagai aviofobia), penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekitar 40 persen orang Amerika merasa cemas ketika diminta naik pesawat. 

Selain memicu fobia, terbang juga ke beberapa sumber kecemasan lain yang lebih umum. Bahkan, maskapai juga menjadi salah satu pemicunya. 

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Travel Research menunjukkan bahwa perubahan pengaturan tempat duduk pada menit terakhir, bahkan meskipun dinaikkan ke kelas bisnis, dapat membuat banyak orang kesal.

Dibandingkan rasa senang karena pelayanan lebih baik, mereka yang dipindahkan cenderung mengalami 'rasa bersalah eksistensial' dimana mereka merasa dilayani tetapi tidak sesuai dengan sepantasnya. 



(DEV)