Beberapa Gangguan Kesehatan yang Lebih Sering Terjadi pada Perempuan

Raka Lestari    •    Selasa, 25 Dec 2018 12:15 WIB
kesehatan
Beberapa Gangguan Kesehatan yang Lebih Sering Terjadi pada Perempuan
Perempuan lebih rentan terkena penyakit tersebut karena adanya sistem kekebalan tubuh. (Foto Ilustrasi: Ani Kolleshi/Unsplash.com)

Jakarta: Penyakit datang tanpa mengenal jenis kelamin ataupun usia. Namun ternyata ada beberapa gangguan kesehatan yang lebih sering dialami oleh para perempuan dibandingkan pria.

Sebagai contoh, penyakit autoimun lebih sering terjadi pada perempuan, yang sebagian besar terjadi karena adanya perbedaan antara sistem kekebalan. Tetapi hanya 30 persen risiko untuk gangguan autoimun disebabkan karena faktor genetik.

Dikutip dari Bustle, berikut ini adalah beberapa penyakit yang cukup sering terjadi pada perempuan:

1. Fibromyalgia
Gejala Fibromyalgia yang paling khas adalah nyeri pada persendian di seluruh tubuh, tetapi juga bisa ditandai dengan kelelahan, masalah suasana hati, dan gangguan kognitif.

"Meskipun Fibromyalgia adalah penyakit yang menyerang semua orang, para perempuan yang mengalami penyakit ini biasanya diasingkan dan diobati dengan penuh kecurigaan," ujar Dr. Bruce Gillis, CEO EpicGenetics.

2. Lupus
Lupus adalah gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat. Gejalanya bervariasi dari setiap individu, tetapi umumnya gejala tersebut mencakup demam, nyeri sendi, ruam, rambut rontok, dan kelelahan.

Perempuan usia subur adalah yang paling mungkin untuk mengalaminya. Lupus dapat diobati dengan obat-obatan, kemoterapi, dan perubahan gaya hidup.

3. Interstitial Cystitis
Interstitial Cystitis (IC) adalah suatu sindrom yang menyebabkan nyeri pada kandung kemih dan sering buang air kecil. IC dapat memiliki banyak penyebab, termasuk disfungsi dasar panggul dan penyakit lain seperti penyakit autoimun dan Penyakit Lyme (Lyme disease).

Perawatan terhadap penyakit ini tergantung pada penyebabnya, tetapi gejalanya dapat dikurangi melalui kombinasi perubahan diet dan obat-obatan.

4. Infeksi Saluran Kencing Kronis (ISK)
Orang dengan ISK kronis, sebagian besar adalah perempuan dan sering terjadi kesalahan dalam diagnosis dengan sindrom yang tidak dapat disembuhkan seperti IC dan kandung kemih yang terlalu aktif, yang menyebabkan tertundanya pengobatan dan berpotensi menyebabkan depresi.

5. Endometriosis
Endometriosis terjadi ketika jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di luarnya, yang dapat menyebabkan seks dan menstruasi yang sangat menyakitkan. Tetapi sayangnya, dua gejala tersebut sering dianggap sebagai sesuatu yang normal pada perempuan. Mungkin ini menjadi alasan mengapa endometriosis rata-rata memerlukan waktu enam hingga 10 tahun untuk didiagnosis.

Gaya Hidup 'Zaman Now': Kerja Sambil Ngopi (2)



(FIR)