Tips agar Tubuh Tak Lemas Saat Diet

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 17 Jan 2019 12:01 WIB
kalbe nutritionals
Tips agar Tubuh Tak Lemas Saat Diet
Perubahan pola makan akan berdampak pada perolehan energi tubuh (Foto:Shutterstock)

Jakarta: Rasa lemas dan kurang bersemangat kerap dialami orang yang sedang berdiet. Kondisi ini terjadi akibat terbatasnya asupan nutrisi tubuh.

Profesor Nutrisi Madya Friedman School of Nutrition Science and Policy dari Universitas Tufts, Amerika Serikat (AS) Jennifer Sascheck mengatakan energi tubuh bergantung pada nutrisi yang didapatkan dari makanan.

Itulah mengapa perubahan pola makan akan berdampak pada perolehan energi. Untuk menjaga tubuh tetap prima selama diet, Anda perlu mencoba tips berikut ini.

1. Konsumsi Lebih Banyak Zat Besi

Seiring berjalannya waktu, asupan zat besi yang rendah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, jenis anemia yang disebabkan kekurangan zat besi sehingga terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang sehat. Untuk itu perbanyak makan kaya protein dan kaya zat besi, seperti kacang, daging unggas, daging merah tanpa lemak, dan kacang

National Institutes of Health merekomendasikan pria berusia 19 tahun dan lebih tua, wanita berusia 51 dan lebih tua agar mendapatkan 8 mg zat besi per hari. Wanita berusia 19 hingga 50 membutuhkan 18 mg per hari.

2. Fokus Pada Nutrisi, Bukan Hanya Kalori

Meskipun Anda dapat menurunkan berat badan, Anda tidak akan memiliki tingkat energi yang sama jika mengabaikan konsumsi biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Makanan ini juga mengandung vitamin dan mineral yang mendukung fungsi tubuh yang sehat. Kurangi jumlah makanan kemasan untuk meningkatkan tingkat energi.

3. Olahraga

Jika belum mencapai tingkat kebugaran yang memadai, olahraga berat akan membuat Anda lelah. Mulailah dengan latihan intensitas sedang selama 15-30 menit, seperti berjalan selama tiga hingga lima kali per minggu. 

Setiap minggu, secara bertahap tambahkan lebih banyak waktu,  intensitas, atau latihan baru ketika tingkat kebugaran Anda meningkat. Anda akan segera dapat melewati latihan yang sulit dan merasa bersemangat setelahnya.

4. Tidur Cukup

Kurang tidur akan membuat energi Anda cepat habis. Hal ini bisa mengurangi motivasi Anda untuk berolahraga dan kehilangan fokus. Waktu normal tidur orang dewasa selama tujuh jam.

5. Penyesuaian Bertahap

Banyak orang langsung memulai latihan berat dan langsung mengurangi jumlah asupan makanannya secara drastis ketika menurunkan berat badan. Hal ini menjadi pemicu Anda merasa lelah dan diet menjadi gagal. 

Sebaiknya dilakukan secara bertahap. Misalnya, dari asupan makanan 2.200  kalori menjadi 1.200 kalori dalam satu hari. Upaya ini membantu tubuh secara bertahap menyesuaikan dengan pola makan baru.

6. Makan Tiga Kali Sehari

Sebaiknya tetap makan tiga kali sehari, dengan catatan memilih makanan yang sehat dengan porsi yang pas. Tubuh akan membangun kembali metabolisme yang sehat yang akan membantu mencapai berat badan yang ideal.

7. Pantau Asupan Kalori 

American College of Sports Medicine merekomendasikan agar wanita makan tidak kurang dari 1.200 kalori per hari dan pria tidak kurang dari 1.700 kalori per hari untuk menurunkan berat badan yang aman dan efektif.

Jika Anda sudah mengonsumsi jumlah kalori yang sama selama seminggu dan masih merasa lesu, perlahan tambahkan kembali beberapa kalori dalam bentuk makanan bergizi. Tujuannya adalah menemukan titik keseimbangan di mana Anda merasa berenergi, tetapi Anda telah mengurangi cukup banyak kalori untuk menurunkan berat badan.

Untuk menjaga jumlah kalori tetap terkendali ketika menjalani diet, minum susu Slim & Fit. Dengan  formula yang lengkap dan seimbang, Slim & Fit mampu mengontrol asupan kalori 220 kkal per saji.

Slim & Fit mengandung protein tinggi yang memberikan rasa kenyang lebih lama, tinggi serat inulin untuk menjaga fungsi saluran cerna, tinggi kalsium untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis, dan plus isomaltulosa sebagai karbohidrat lepas lambat (Low GI) untuk rasa kenyang lebih lama.

Kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan serat dalam Slim & Fit membuatnya cocok sebagai pengganti sarapan dan makan malam. Slim & Fit hadir dalam dua varian rasa, cokelat dan vanila.

Segelas Slim & Fit setara dengan satu porsi beras merah, dua butir telur ayam, tujuh mangkok, brokoli, dan lima buah apel. Konsumsi Slim & Fit membuat rasa kenyang lebih lama.


(ROS)