Pendarahan Selama Kehamilan, Normal Atau Tidak?

Raka Lestari    •    Jumat, 17 Nov 2017 10:59 WIB
Pendarahan Selama Kehamilan, Normal Atau Tidak?
Dokter memerkirakan bahwa 25 sampai 40 persen wanita akan mengalami pendarahan vagina selama trimester pertama kehamilan mereka. (Foto: Ryan Franco/Unsplash.com)

Jakarta: Berbagai jenis pendarahan sangat mengerikan pada saat kehamilan, bahkan bagi ibu yang sudah pernah beberapa kali menjalani kehamilan.

Meskipun bercak darah terjadi pada hampir sepertiga dari semua kehamilan dan seringkali tidak menimbulkan ancaman bagi ibu atau bayi. Namun ada baiknya Anda konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

"Sebagian besar bercak tidak berbahaya," kata Alyssa-Famy, M.D., Spesialis Kandungan di University of Washington, Seattle. Tapi pendarahan, tidak peduli seberapa sedikit, dapat mengindikasikan adanya berbagai komplikasi, termasuk keguguran, kehamilan ektopik, dan plasenta previa, dan karenanya tidak boleh diabaikan. 

(Baca juga: Penelitian: Mual dan Muntah pada Awal Kehamilan Pertanda Baik)


(Meskipun bercak darah terjadi pada hampir sepertiga dari semua kehamilan dan seringkali tidak menimbulkan ancaman bagi ibu atau bayi. Foto: Omar Lopez/Unsplash.com)

Berikut adalah berbagai alasan mengapa Anda mengalami pendarahan selama kehamilan Anda, serta tip untuk secara efektif mengomunikasikan gejala Anda ke dokter kandungan Anda.
 
20 Minggu Pertama
"Dokter memerkirakan bahwa 25 sampai 40 persen wanita akan mengalami pendarahan vagina selama trimester pertama kehamilan mereka, dan seringnya hal tersebut merupakan sesuatu yang normal," kata Dr. Stephenson-Famy.

20 Minggu Terakhir
Meskipun risiko keguguran sudah berkurang banyak pada trimester pertama, dan komplikasi yang terdapat pada awal-awal kehamilan tidak akan lagi menjadi faktor terjadinya pendarahan. "Meskipun begitu jika terjadi pendarahan, harus diperhatikan dengan serius terutama jika pendarahan terus berlanjut," ujar Dr. Stephenson-Famy.









(TIN)