Persiapan Sebelum Olahraga Yoga

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 23 Sep 2017 12:55 WIB
yoga
Persiapan Sebelum Olahraga Yoga
Persiapan Sebelum Olahraga Yoga

Metrotvnews.com, Jakarta: Yoga adalah jenis olahraga yang cukup disenangi karena berdampak besar pada ketenangan batin dan bermanfaat pada kesehatan fisik secara keseluruhan.

Berikut adalah beberapa persiapan yang bisa Anda lakukan sebelum yoga agar manfaat yang didapatkan dari olahraga tersebut makin maksimal menurut Jillian Pransky, penulis buku Deep Listening: A Healing Practice to Calm Your Body, Clear Your Mind, and Open Your Heart.

1. Sediakan waktu
Saat terbaik untuk yoga adalah kapan saja asalkan rutin. Pransky mengaku dirinya senang melakukan olahraga tersebut di pagi hari untuk memulai segala aktivitas dan beranggapan bahwa momen tersebut tidak akan mengganggu tanggung jawabnya dalam bekerja dan minim distraksi.

Cobalah melakukan yoga selama 10-30 menit setiap hari agar terbiasa. Jika sudah terbiasa, cobalah memperpanjang durasi olahraga tersebut.

2. Memiliki ruangan sendiri
Semakin Anda merasa nyaman dan bahagia dalam ruangan, makan semakin sering Anda ingin melakukan yoga. Pilihlah ruangan yang tertutup, hangat, dan tenang. Usahakan tak ada distraksi seperti ponsel saat sedang yoga.

Selain itu, pilihlah tempat di mana Anda bisa melebarkan matras yoga. Beberapa benda tambahan sebagai penghias seperti bunga atau pajangan foto juga bisa diletakkan dalam ruangan tersebut agar terlihat lebih hidup.

3. Membawa properti yang tepat
Usahakan Anda memiliki properti olahraga yang tepat. Misalnya, gunakan matras yoga yang sebenarnya, bukan handuk atau karpet. Ikat pinggang yoga juga bisa digunakan agar olahraga makin maksimal. Jika tak punya, Anda bisa gunakan ikat pinggang biasa atau selendang.

Selain itu, ada juga balok yoga yang umumnya terbuat dari kayu, gabus, atau busa. Menurut Pransky, busa adalah bahan yang paling nyaman untuk olahraga tersebut. Selimut yoga juga properti yang dibutuhkan dalam olahraga tersebut dengan pilihan bahan wol atau katun. Pransky mengungkapkan bahwa kain pantai juga bisa dijadikan penggantinya.

 


(ELG)