Wanita Obesitas yang Hamil Berisiko Lahirkan Bayi Cacat

Torie Natalova    •    Senin, 19 Jun 2017 12:03 WIB
kesehatan
Wanita Obesitas yang Hamil Berisiko Lahirkan Bayi Cacat
Menurut dokter kandungan Dr. Catherine Spong, kehamilan itu sendiri berkaitan dengan risiko kesehatan karena saat hamil wanita akan memiliki volume darah yang berlipat ganda. (Foto: Netdoctor)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bayi yang lahir dari wanita dengan kelebihan berat badan atau obesitas, cenderung menghadapi risiko yang lebih besar terhadap malformasi kongenital utama seperti cacat jantung. Ini berdasarkan studi terbaru dari jurnal medis BMJ.

Risiko yang meningkat secara progresif dengan status berat badan, berkisar antara 5 persen lebih tinggi pada wanita yang obesitas. Studi ini juga menekankan bahwa risiko cacat jantung bawaan, malformasi sistem saraf dan cacat anggota tubuh juga meningkat pada ibu yang memiliki berat badan berlebih.



(Baca juga: Kurang Minum Air Tingkatkan Peluang Obesitas)

Menurut dokter kandungan Dr. Catherine Spong, kehamilan itu sendiri berkaitan dengan risiko kesehatan karena saat hamil wanita akan memiliki volume darah yang berlipat ganda, mengubah protein pengikat, dan memiliki kecenderungan pembekuan darah yang lebih tinggi.

Ibu dengan kelebihan berat badan berisiko tinggi mengalami pre-eklampsia dan gestational diabetes. Karena itu, ibu hamil sangat penting memiliki nutrisi yang baik selama 40 minggu kehamilan mereka. Bahkan, bayi baru lahir hingga minimal usia 2 tahun harus tetap mendapatkan nutrisi terbaik untuk menunjang kehidupan mereka.

Bayi yang sehat diawali dari ibu yang sehat. Ini berarti, penting untuk memastikan wanita hamil memiliki berat badan yang sehat, makan makanan bergizi selama hamil dan memiliki akses yang baik dan berkualitas terhadap perawatan kehamilan.








(TIN)