Konsumsi Air Murni Soda Berlebih Tingkatkan Risiko Kerusakan Gigi?

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 14 Jul 2017 13:58 WIB
kesehatan gigi dan mulut
Konsumsi Air Murni Soda Berlebih Tingkatkan Risiko Kerusakan Gigi?
para peneliti tersebut belum bisa menyimpulkan seberapa banyak ukuran yang tepat dalam mengonsumsi minuman soda murni. (Foto: Medicaldaily.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda pecinta minuman air berkilau (air murni soda), yang dianggap lebih menyehatkan dibandingkan soda biasa, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan yang dapat merusak enamel gigi tersebut. 

"Keamanan gigi terkait air murni soda belum banyak. Namun beberapa minuman seperti jus, soda, dan minuman berenergi terbukti bervariasi dalam kandungan asam," tukas Dr. Edmond R. Hewlett, selaku profesor dari  restorative dentistry dan dekan associate untuk outreach serta diversity di the UCLA School of Dentistry. Dr. Edmond juga juru bicara untuk the American Dental Association.



Ia menjelaskan, berbagai minuman asam tersebut dapat mengikis enamel gigi dan minuman air murni soda pun demikian bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. 

(Baca juga: Soda dan Minuman Manis Menyumbang 184.000 Kematian per Tahun)

Menurut Today, air karbonasi terlihat bersisik karena adanya kandungan karbon dioksida. Ketika Anda minum air berkilau, sebuah reaksi kimia mengubahnya menjadi asam karbonik yang tak hanya menyebabkan kecanduan namun juga meningkatkan keasaman. 

"Jika Anda sering meminumnya dan menyesapnya, seperti beberapa kali dalam sehari, maka akan berbahaya pada gigi," tambah Dr. André Ritter, ketua departemen kedokteran gigi operasi di University of North Carolina School of Dentistry. 



Sayangnya, para peneliti tersebut belum bisa menyimpulkan seberapa banyak ukuran yang tepat dalam mengonsumsi minuman tersebut dalam sehari agar tak membahayakan gigi. 

"Jika Anda sehat dan memiliki aliran air liur normal, maka risiko Anda terkena gangguan gigi akan lebih kecil," kata Ritter. 









(TIN)